Breaking News:

Kasus Korupsi di Pringsewu

Kejari Pringsewu Lampung Ungkap SRW Selaku PPTK di Sekretariat DPRD Lakukan Mark Up Anggaran

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu menjelaskan modus PPTK di Sekretariat DPRD Pringsewu melakukan tindakan merugikan Negara ratusan juta.

Shutterstock
Ilustrasi korupsi. Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu menjelaskan modus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Sekretariat DPRD Pringsewu melakukan tindakan merugikan negara hingga ratusan juta. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu menjelaskan modus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Sekretariat DPRD Pringsewu melakukan tindakan merugikan negara hingga ratusan juta.

Kasi Intel Kejari Pringsewu Median Suwardi mengatakan, PPTK di Sekretariat berinisial SRW melakukan mark up anggaran kegiatan belanja makan dan minum rapat alat kelengkapan dewan (AKD) dan rapat paripurna.

"Kerugian negara yang diakibatkan atas dugaan korupsi Sekretariat DPRD Pringsewu ini sebesar Rp 311.821.300," ungkap Median mewakili Kajari Pringsewu Ade Indrawan, Jumat, 1 Oktober 2021 malam.

Lebih lanjut Median mengungkapkan, kerugian itu sesuai perhitungan kerugian keuangan negara Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Lampung, yakni bernomor : SR -1303/PWOB/5/2021 tanggal 09 September 2021.

Baca juga: BREAKING NEWS Kejari Pringsewu Lampung Ungkap Kerugian Negara pada Kasus Dugaan Korupsi di DPRD

Diperoleh hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negara atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyelewengan Dana Kegiatan pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2019 dan 2020.

"Kerugian negara itu dari total anggaran makan dan minum Sekretariat DPRD sebesar Rp 1.095.770.000," ungkap Median.

Rincinya, anggaran pada Kegiatan Belanja Makanan dan Minuman Rapat Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan Kegiatan Belanja Makanan dan Minum Rapat Paripurna Tahun Anggaran 2019  sebesar Rp. 576.020.000.

Kemudian, Kegiatan Belanja Makanan dan Minuman Rapat Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan Kegiatan Belanja Makanan dan Minuma Rapat Paripurna Tahun Angaran 2020 Rp. 519.750.000.

Kejari Pringsewu PPTK Sekretariat DPRD Tetap Tersangka Korupsi

Kejaksaan Negeri Pringsewu menetapkan SRW selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) kegiatan makan dan minum di Sekretariat DPRD Pringsewu sebagai tersangka dugaan korupsi.

Baca juga: Kejari Pringsewu Lampung Tetapkan PPTK di Sekretariat DPRD Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

SRW ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada kegiatan makan dan minum di sekretariat DPRD Pringsewu untuk tahun anggaran 2019 dan 2020.

 "Saudari SRW selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada kegiatan tersebut," ujar Median mewakili Kajari Pringsewu Ade Indrawan.

Penetapan tersangka ini tertuang dalam SPRINDIK No.01 / L.8.20/ Fd.2/10/2021 tanggal 01 Oktober 2021.

Lebih lanjut Media mengatakan, SRW ditetapkan sebagai tersangka karena telah dianggap merugikan keuangan negara atas kegiatan belanja makan dan minum di Sekretariat DPRD Pringsewu.( Tribunlampung.co.id / R Didik Budiawan Cahyono )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved