Breaking News:

Kasus Korupsi di Pringsewu

Kejari Pringsewu Lampung Tetapkan PPTK di Sekretariat DPRD Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

Kejaksaan Negeri Pringsewu menetapkan SRW selaku Pejabat PPTK kegiatan makan dan minum di Sekretariat DPRD Pringsewu sebagai tersangka.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi korupsi. Kejaksaan Negeri Pringsewu menetapkan SRW selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) kegiatan makan dan minum di Sekretariat DPRD Pringsewu sebagai tersangka dugaan korupsi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU – Kejaksaan Negeri Pringsewu menetapkan SRW selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) kegiatan makan dan minum di Sekretariat DPRD Pringsewu sebagai tersangka dugaan korupsi.

SRW ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada kegiatan makan dan minum di sekretariat DPRD Pringsewu untuk tahun anggaran 2019 dan 2020.

Hal itu dikatakan oleh Kasi Intel Kejari Pringsewu Median Suwardi dalam siaran pers yang diterima Tribunlampung pada Jumat, 1 Oktober 2021.

"Saudari SRW selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada kegiatan tersebut," ujar Median mewakili Kajari Pringsewu Ade Indrawan.

Penetapan tersangka ini tertuang dalam SPRINDIK No.01 / L.8.20/ Fd.2/10/2021 tanggal 01 Oktober 2021.

Baca juga: BREAKING NEWS Kejari Pringsewu Lampung Ungkap Kerugian Negara pada Kasus Dugaan Korupsi di DPRD

Lebih lanjut Media mengatakan, SRW ditetapkan sebagai tersangka karena telah dianggap merugikan keuangan negara atas kegiatan belanja makan dan minum di Sekretariat DPRD Pringsewu.

Kejari Telah Terima Hasil Perhitungan Kerugian Negara

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu pun telah menerima hasil perhitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Lampung dengan nernomor : SR -1303/PWOB/5/2021 tanggal 09 September 2021.

Dimana kerugian negara yang diakibatkan atas dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Pringsewu itu sebesar Rp Rp.311.821.300.

"Kerugian negara itu dari total anggaran makan dan minum Sekretariat DPRD sebesar Rp 1.095.770.000," ungkap Median.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved