Breaking News:

KDRT di Lampung Tengah

Cek Pesan WA Suami, Wanita di Lampung Tengah Dilempar Pot dan Batako

Hani (31), warga Kelurahan Bandar Jaya Barat, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, emosi pada sang istri karena menggunakan nomor WhatsApp miliknya.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi. Hani (31), warga Kelurahan Bandar Jaya Barat, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, emosi pada sang istri karena menggunakan nomor WhatsApp miliknya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Hani (31), warga Kelurahan Bandar Jaya Barat, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, emosi pada sang istri karena menggunakan nomor WhatsApp miliknya.

Ia marah sang istri lancang dan tak izin kepadanya.

Ia menganggap Resti terlalu mengurusi urusan privasinya dengan mengecek pesannya.

"Dia (korban) gak pamit sama saya kalau dia ngecek pesan WhatsApp saya di HP-nya," kata Hani di Mapolsek Terbanggi Besar, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Pria di Lampung Tengah Benturkan Wajah Istri ke Tembok Gegara WA

Hani juga kesal karena korban sudah sering kali menggunakan nomor WhatsApp miliknya.

Pelaku menganiaya korban dengan menggunakan sejumlah barang.

"Saya lempar dengan pot bunga, saya jambak (rambut), saya benturkan kepalanya ke dinding, saya lempar dengan batako (ke arah korban)," ujar Hani.

Pelaku dikenakan Pasal 44 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman selama lima tahun penjara.

Tim Reskrim Polsek Terbanggi Besar mengamankan seorang pria di Kelurahan Bandar Jaya Barat, Terbanggi Besar, Lampung Tengah yang menganiaya istrinya.

Baca juga: Disebut Aniaya Ayu Thalia, Anak Ahok: Fitnah Besar

Pria bernama Hani (31) itu diamankan karena telah melakukan kekerasan fisik terhadap istrinya sendiri, Resti (30), Jumat (1/10/2021) lalu.

Kapolsek Terbanggi Besar AKP Made Silva Yudiawan mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Oni Prasetya menerangkan, Resti mengalami luka dan memar di tubuh dan wajahnya.

"Korban melapor jika suaminya telah melakukan kekerasan fisik dengan memukuli dan membenturkan muka korban ke dinding rumah," kata AKP Made Silva Yudiawan, Kamis (7/10/2021).

Hani ditangkap dengan barang bukti hasil hasil visum dan juga satu unit telepon genggam milik korban yang rusak dibanting oleh pelaku.

"Pelaku emosi kepada korban, karena korban mengunakan nomor WhatsApp milik pelaku di handphone milik korban," jelas Kapolsek AKP Made Silva Yudiawan.

( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved