Breaking News:

Pringsewu

Dinkes Pringsewu Lampung Belum Dapati Pengelola Fasilitas Publik Ajukan QR Code Pedulilindungi 

Pengelola fasilitas publik  di Kabupaten Pringsewu belum ada yang mengajukan QR Code Pedulilindungi, terutama untuk mall dan tempat umum lainnya.

Tribunlampung / Robertus Didik
Ilustrasi. Kepala Dinas Kesehatan Pringsewu Ulinnoha. Pengelola fasilitas publik  di Kabupaten Pringsewu belum ada yang mengajukan QR Code Pedulilindungi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Pengelola fasilitas publik  di Kabupaten Pringsewu belum ada yang mengajukan QR Code Pedulilindungi, terutama untuk mall dan tempat umum lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pringsewu dr Ulinnoha mengungkapkan, untuk daerah dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 itu aturannya jelas.

"Misalkan, masuk di fasilitas umum harus pakai aplikasi Pedulilindungi dan zonanya aman," katanya.

Maka menurut Ulinnoha, Kabupaten Pringsewu akan mulai diterapkan Pedulilindungi. 

Ulinnoha mencontohkan apabila akan masuk mall Chandra wajib scan barcode Pedulilindungi.

Baca juga: Dua Sekolah di Pringsewu Lampung Raih Penghargaan Adiwiyata

"Kalau tidak aman, tidak bisa masuk," tuturnya.

Ditambahkan Ulinnoha, ke kantor Bupati Pringsewu Sujadi juga akan dikenakan Pedulilindungi. 

Sehingga ketika yang akan masuk ke kantor bupati tidak safety, maka tidak boleh masuk. 

Ulinnoha menuturkan dengan aplikasi Pedulilindungi yang didownload melalui smartphone, dapat diketahui seseorang sudah vaksin atau belum.

Juga diketahui pernah swab anti gen dimana, dan perjalanan kemana. Menurut dia, orang yang belum pernah vaksinasi akan terbaca merah.

Baca juga: Pemkab Pringsewu Lampung Buka Seleksi Jabatan Direktur PDAM Way Sekampung

Sehingga tidak boleh masuk ke fasilitas umum yang menerapkan Pedulilindungi. 

Kemudian untuk di fasilitas umum seperti mal yang akan melakukan pengawasan adalah pihak security-nya.

Pengunjung tinggal tempel barcode orang yang akan masuk diminta untuk scan dulu.

Sedangkan untuk QR Code dapat mengajukan Kementrian Kesehatan. Bisa melalui Dinas Kesehatan.

"Saat ini belum ada fasilitas umum yang mengusulkan QR Code Pedulilindungi," ujarnya. ( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik B C )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved