Berita Terkini Nasional

Warga Bakar Maling hingga Meninggal Dunia, Tepergok Mau Curi Motor

Peristiwa warga bakar maling hingga meninggal dunia, sempat tepergok mau curi motor saat dini hari.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi garis polisi. Peristiwa warga bakar maling hingga meninggal dunia, sempat tepergok mau curi motor saat dini hari. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Peristiwa warga bakar maling hingga meninggal dunia, sempat tepergok mau curi motor saat dini hari.

Diketahui, seorang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) menjadi korban penganiayaan dari warga setempat.

Tidak hanya itu, sang maling di Bangkalan dibakar warga hingga tewas. 

Dilansir Kompas.com, aksi terjadi saat aparat desa dan aparat keamanan tidak berada di lokasi, Selasa (5/10/2021).

Abdur Rahman, warga sekitar menyampaikan informasinya.

Baca juga: Polisi Temukan Kalung Amalia yang Putus di Dekat TKP Pembunuhan di Subang

Ia menuturkan bahwa kejadian pencurian motor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat itu pelaku pun kepergok warga hingga berhasil ditangkap sekira pukul 04.00 WIB.

“Sekira pukul 04.00 WIB pelaku berhasil ditangkap. Pelaku sempat diamuk massa,” ujar dia.

Seusai ditangkap, diketahui semakin banyak warga yang berdatangan, hingga menyeret sang maling ke tanah kosong.

“Mungkin warga sudah memuncak kemarahannya sehingga tidak bisa dikendalikan,” ungkap Rahman.

Baca juga: Hati Istri Hancur saat Suaminya Tersapu Banjir Bandang, Sempat Dengar Jawaban Halo

Baca juga: Kepergok Mau Curi Motor, Maling di Bangkalan Dibakar Warga hingga Tewas

Di lahan kosong tersebut, warga yang sudah tersulut emosi pun beramai-ramai mengeroyok dan membakarnya hingga tewas.

Abdur Rahman, warga sekitar mengatakan, sebagian masyarakat sudah melarang aksi tersebut karena melihat korban sudah tak berdaya.

Mereka juga berusaha menghubungi kepala desa.

“Untuk menghindari semakin marahnya warga, ada warga yang menghubungi Kades Rabasan agar mengamankan kejadian dengan memanggil polisi," terangnya.

Namun nomor sang Kades diketahui dalam kondisi tak a ktif.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved