Breaking News:

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Ajak Masyarakat Awasi Bakso Sony, Pastikan Ada Tapping Box

Kepala BPPRD Bandar Lampung Yanwardi meminta partisipasi masyarakat guna melakukan pemeriksaan saat dilaksanakannya pembayaran, Bakso Sony sudah buka.

Tribunlampung.co.id/Deni
Kepala BPPRD Bandar Lampung Yanwardi meminta partisipasi masyarakat guna melakukan pemeriksaan saat dilaksanakannya pembayaran. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -  Pemerintah Kota Bandar Lampung telah membuka segel pembatasan operasional gerai Bakso Sony, Rabu (13/10/2021).

Setelahnya, perusahaan kuliner itu dipersilahkan untuk menerima pengunjung kembali.

Dimana penyegelan itu sebelumnya dikarenakan tidak optimalnya penggunaan tapping box sebagai alat perekam pendapatan.

Saat ini, perusahaan tersebut telah berjanji untuk menggunakan tapping box sebagai alat perekam tunggal, tidak ada lagi alat perekam lain seperti yang sebelumnya digunakan.

"Apabila dalam pelaksanaannya pihak kami tidak menggunakan tapping box secara optimal maka kami bersedia seluruh gerai Bakso Sony yang ada di Kota Bandar Lampung disegel Kembali oleh Pemerintah," tulis keterangan dalam lembaran berita acara kesepakatan kedua belah pihak yang diterima Tribunlampung.co.id

Baca juga: Bakso Sony Bandar Lampung Didenda karena Diduga Kemplang Pajak

Karena dari itu, guna memaksimalkan pengawasan, Kepala BPPRD Bandar Lampung Yanwardi meminta partisipasi masyarakat guna melakukan pemeriksaan saat dilaksanakannya pembayaran.

"Pastikan alat yang terekam adalah tapping box," kata dia.

Hal itu dapat terlihat dari struk atau nota belanja dimana terdapat keterangan penyaluran pajak penambahan nilai sebesar 10 persen.

Hal itu dimintanya juga dilakukan di tempat-tempat makan lain dan atau usaha lainnya yang terikat pajak penambahan nilai.

Ia juga mengatakan, pihaknya secara berkala melakukan pemantauan oleh tim kerja BPPRD Bandar Lampung.

Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Tunggu Bakso Sony Teken Pakta Integritas

"Tim kita juga melakukan pemantauan dari dashboard sistem yang ada di kantor BPPRD, kalau ada indikasi kecurangan maka tim akan turun memeriksa," ucapnya.

Setelahnya, kata dia, bila kecurangan terbukti terjadi, ancam penyegelan sementara tempat usaha akan menghantui.

"Akan disegel setelah kita layangkan peringatan dan peringatan itu diabaikan," kata dia. ( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved