Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Fenomena 'Manusia Silver' di Bandar Lampung, Kerap Kucing-kucingan dengan Pol PP

Kehadiran "manusia silver" semakin marak di Kota Bandar Lampung. Mereka beraksi di persimpangan-persimbangan jalan yang memiliki rambu lalu lintas

Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Soma
Ilustrasi - Beberapa manusia silver terjaring razia Bapol PP Bandar Lampung. Fenomena 'Manusia Silver' di Bandar Lampung, Kerap Kucing-kucingan dengan Pol PP 

Terlebih, aksi kucing-kucingan antara Pol PP dan manusia silver selalu terjadi saat kita coba tindak.

Jika diamati, beberapa manusia silver justru masih dalam usia anak. Apakah tindak penertiban mereka sama?

Memang berdasarkan riwayat penertiban kita, jumlah anak yang yang menjadi manusia silver hampir fifty-fifty, atau hampir separuh dari mereka yang dewasa.

Dari situ, ada tindakan berbeda yang kita lakukan bila dilihat dari usia mereka.

Dimana terhadap anak yang dengan niat pribadi untuk mengemis, penertiban dihadirkan dengan melekatkan pembinaan agar tidak kembali dilakukannya aktivitas serupa.

Lalu, bila anak bekerja atas tuntutan suatu kelompok, maka tindakan tersebut termasuk eksploitasi anak menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Adanya informasi eksploitasi anak dalam aksi tersebut sudah kita dapatkan dari sejumlah pengakuan manusia silver yang terjaring penertiban.

Sayangnya, hingga saat ini, kami belum berhasil mengungkap indikasi tersebut. Namun, upaya untuk mencapai itu terus kami lakukan hingga kini.

Sejauh apa informasi tentang eksploitasi anak itu kita dapatkan?

Saat ini, Pol PP Bandar Lampung sudah menyimpulkan adanya kelompok manusia silver yang terorganisir.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved