Apa Itu
Apa Itu Imitasi
Proses imitasi sering terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. Namun, apa itu imitasi?
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
3. Pembentukan perilaku
Setelah diingat, tahapan imitasi selanjutnya adalah pembentukan perilaku.
Dalam hal ini, orang tersebut akan berusaha membangun tindakan atau perilaku baru dari obyek yang ingin ditiru olehnya.
4. Motivasi
Dalam mendukung proses imitasi menjadi lebih maksimal, perlu adanya motivasi.
Hal ini berfungsi dalam memertahankan konsistensi perilaku seseorang.
Dampak imitasi
Proses imitasi dapat memberikan dua jenis dampak dalam kehidupan.
Di antaranya dampak positif dan dampak negatif.
Dalam hal positif, imitasi bisa menjadikan kondisi masyarakat yang teratur serta stabil.
Misalnya, mengikuti gaya hidup pola sehat seorang publik figur akan membuat kondisi kesehatan yang menirunya juga berdampak baik.
Sayangnya, imitasi juga bisa berdampak buruk. Prosesnya bisa menyebabkan seseorang akan menentang nilai dan norma yang berlaku di dalam masyarakat.
Sebagai contoh, anak-anak meniru adegan berbahaya yang ditontonnya di televisi.
Selain itu, dampak imitasi juga bisa membuat seseorang merasa kurang percaya diri.
Simak juga penjelasan tentang apa itu interaksi sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-imitasi.jpg)