Apa Itu
Apa Itu Imitasi
Proses imitasi sering terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. Namun, apa itu imitasi?
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Interaksi ini terjadi saat dua individu bertemu, baik ada tindakan maupun tidak.
Individu sadar ada pihak lain yang menimbulkan perubahan pada diri individu tersebut akibat faktor-faktor tertentu.
2. Interaksi antara individu dengan kelompok
Interaksi ini berbeda-beda sesuai keadaan terlihat mencolok saat terjadi benturan antara kepentingan perorangan dengan kepentingan kelompok.
3. Interaksi antara kelompok dan kelompok
Kelompok merupakan satu-kesatuan, bukan pribadi.
Syarat terjadinya interaksi sosial
Soerjono Soekanto mengemukakan syarat terjadinya interaksi sosial ada dua yaitu kontak sosial dan komunikasi. Berikut ini penjelasannya:
1. Kontak sosial
Kontak sosial dapat berlangsung dalam tiga bentuk yaitu antarorang, antara perorangan dengan kelompok, serta antara kelompok dengan kelompok.
Kontak sosial bisa bersifat positif atau negatif. Kontak sosial positif adalah kontak sosial yang mengarah pada kerjasama.
Kontak sosial negatif mengarah pada pertentangan atau bahkan sama sekali tidak menghasilkan kontak sosial. Contohnya, kompetisi atau persaingan.
Syarat pertama terjadinya interaksi sosial ini juga dapat bersifat primer atau sekunder.
Kontak primer terjadi bila yang mengadakan hubungan langsung bertemu dan berhadapan muka. Sedangkan kontak sekunder memerlukan perantara.
2. Komunikasi
Komunikasi adalah proses penyampaian informasi (pesan, ide, dan gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain untuk saling memengaruhi.
Proses komunikasi dapat terjadi dengan dua cara, yaitu komunikasi verbal (bentuk komunikasi secara lisan dan tulisan) dan komunikasi nonverbal (bentuk komunikasi memakai simbol-simbol).
Faktor-faktor yang memengaruhi interaksi sosial
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi interaksi sosial adalah:
Imitasi dapat mendorong individu atau kelompok untuk melaksanakan perbuatan-perbuatan yang baik.
Sugesti dapat terjadi bila individu yang memberikan pandangan tersebut adalah orang berwibawa atau karena sifatnya otoriter.
Identifikasi dalam psikologi berarti dorongan untuk menjadi identik (sama) dengan orang lain, secara lahiriah maupun batiniah.
Simpati adalah bentuk interaksi yang melibatkan ketertarikan individu terhadap individu lainnya.
Dorongan utama simpati adalah keinginan memahami pihak lain dan bekerja sama.
Empati adalah perasaan yang menempatkan diri seolah berada di posisi seseorang atau kelompok tertentu yang sedang mengalami suatu perasaan tertentu.
Motivasi adalah semangat atau dorongan yang diberikan kepada individu ke individu atau kelompok ke kelompok, maupun antara individu dengan kelompok.
Baca juga: Apa Itu Protagonis, Karakter Tokoh yang Kerap Mucul dalam Karya Sastra
Itulah rangkuman penjelasan tentang apa itu imitasi. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-imitasi.jpg)