Kesehatan
Halo Dokter, Apa Itu Kudis dan Seperti Apa Gejalanya
Laporan WHO menyebutkan diperkirakan lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia menderita kudis. Lalu apa itu kudis?
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Penyakit kulit yang umum terjadi adalah kudis. Tetapi, apa itu kudis?
Melansir laman WHO, kudis adalah kondisi kulit gatal yang disebabkan oleh tungau atau kutu kecil bernama Sarcoptes scabiei var hominis.
Biasanya, para penderitanya akan merasakan gatal yang hebat pada area yang terserang kutu tersebut.
Laporan WHO menyebutkan diperkirakan lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia menderita kudis.
Bahkan lebih dari 10% dari total kasus yang ada diderita oleh anak-anak yang berada di wilayah negara miskin.
Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Karies Gigi
Penyakit ini akan mudah berkembang pada negara yang memiliki kondisi cuaca panas, beriklim tropis.
Kudis atau yang juga dikenal sebagai scabies merupakan penyakit kulit yang menyerang.
Bahkan meskipun belum menunjukkan gejala apapun, penderita kudis dapat menyebarkan masalah kulit tersebut ke orang lain.
Penyebarannya juga tergolong cukup cepat melalui kontak fisik, termasuk tinggal bersama.
Orang-orang yang rentan terserang kudis adalah anak-anak serta lansia yang berada di daerah miskin.
Gejala kudis
Melansir Web MD, dibutuhkan beberapa waktu untuk kulit bereaksi ketika pertama kali terinfeksi kudis.
Baca juga: Halo Dokter, Cara Menghilangkan Bruntusan di Wajah
Disebutkan WHO, umumnya tungau betina akan bersembunyi di bawah kulit dan menyimpan telurnya di sana.
Telur kutu tersebut akan pecah di permukaan kulit pada 3-4 hari dan berkembang menjadi kutu pada 1-2 minggu.
Setelah 4-6 minggu, barulah kulit penderita kudis akan bereaksi berupa gatal-gatal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/halo-dokter-apa-itu-kudis.jpg)