Breaking News:

Lampung Tengah

DPRD Lampung Tengah Dukung Festival Budaya

festival budaya juga diharapkan mampu memberikan image masyarakat yang mampu hidup rukun dan berdampingan di mata masyarakat lainnya.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam
Wakil Ketua I DPRD Lampung Tengah Yulius Heri Susanto. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - DPRD Kabupaten Lampung Tengah mendukung terselenggaranya festival budaya.

Wakil Ketua I DPRD Lampung Tengah Yulius Heri Susanto mengatakan, festival budaya diharapkan dapat semakin meningkatkan rasa saling menghargai dan saling mengenal budaya yang ada di Lampung Tengah.

"Masyarakat kita kan terkenal masyarakat yang heterogen, berbagai latar belakang, adat istiadat, budaya dan agama. Jadi semakin baik jika ada semacam festival kebudayaan dari semua masyarakat kita," kata Yulius Heri Susanto, Jumat (5/11/2021).

Politisi Partai Golkar itu menambahkan, dengan adanya festival budaya juga diharapkan mampu memberikan image masyarakat yang mampu hidup rukun dan berdampingan di mata masyarakat lainnya di luar Lampung Tengah.

Baca juga: Kisah Nenek di Lampung Tengah Fasih Berbahasa Prancis, Lahir dan Dibesarkan di Kaledonia Baru

"Bahkan kita mempunyai kelompok masyarakat yang ternyata dilahirkan dan dibesarkan di Kaledonia Baru. Ini menjadi lagi tambahan keragaman budaya masyarakat kita," jelasnya.

Yulius menyayangkan hilangnya salah satu ikon masyarakat di Kecamatan Punggur, dimana dahulu ada sekolompok masyarakat yang pernah datang dari negara yang jauh.

"Padahal Kampung Totokaton pernah menjadi blok Kaledonia, karena masyarakatnya hampir semuanya datang dari negara Kaledonia di kepulauan Pasifik sana," imbuhnya.

Ia berharap pemerintah kampung dan kecamatan bisa kembali menggali data terkait dokumen kependudukan dan sejarah masyarakat Kaledonia di Kampung Totokaton.

"Semoga bisa kita kaji lagi sejarahnya dan bisa menjadi destinasi wisata bagi Kecamatan Punggur," bebernya.

Yulius juga berharap kepada seluruh kampung dan kecamatan di Lampung Tengah bila ada sesuatu di wilayah mereka yang bisa dijadikan ikon atau destinasi wisata untuk ditimbulkan dan diperkenalkan kepada publik.

Selain itu, dinas terkait juga diharapkan supaya mampu menunjang kampung atau kecamatan, supaya apa yang menjadi keunggulan atau keunikan bisa direalisasikan menjadi suatu karya atau festival.

( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved