Berita Terkini Nasional
VIRAL Polisi Curhat Sambil Nangis, Sebut Anaknya Dianiaya Tapi Dia yang Dipecat
Satu video viral polisi curhat sambil nangis, sebut anaknya dianiaya tapi dia yang dipecat dari institusi Polri.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MEDAN - Satu video viral polisi curhat sambil nangis, sebut anaknya dianiaya tapi dia yang dipecat dari institusi Polri.
Atas video yang viral di media sosial tersebut, Polda Sumatera Utara pun angkat bicara.
Diketahui, dalam tayangan video viral itu, pria tersebut sembari menangis mengatakan kepada sang anak kalau ibu mereka sudah menikah lagi.
Ia pun menyebut, kalau anaknya mendapat penganiayaan yang dilakukan ibunya di asrama Polisi.
"Itu nak biar kau tau mamakmu udah menikah lagi."
Baca juga: 6 Oknum Polisi Peras Istri Tersangka Narkoba, Satu Orang Bahkan Rudapaksa Korban
"Kau dibantenya di asrama Polisi tetapi bapak yang dipecat, direkomendasikan dipecat biar kau tau," kata pria tersebut sambil mencium kedua anaknya.
Lebih lanjut ia bercerita kalau ia tak mempermasalahkan sama sekali dipaksa jadi orang sipil.
Hal tersebut lantaran memang pemecatannya direkomendasikan pihak Polri.
Ia pun terlihat mencaci-maki seorang wanita yang diduga istrinya.
"Sayang sekali bapakmu polisi tetapi dibuat begini, Nak."
Baca juga: Motornya Diobok-obok Panitia Superbike di Sirkuit Mandalika Lombok, Bos Ducati Murka
"Ya inang (anak perempuanku) ya. Pelacur itu yang dibela, bapak dipecat. Tau kau," lanjutnya.
Menanggapi video yang viral di Tiktok itu Polda Sumut angkat bicara.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi menerangkan duduk perkara yang dialami anggota polisi bernama Abdul Tamba itu.
Hadi menyebut, Abdul direkomendasikan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) lantaran melakukan pelanggaran disiplin dan pidana.
Terkait pernyataan Abdul yang menyebut anaknya dianiaya di asrama Polisi dibantah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/viral-polisi-curhat-sambil-nangis-sebut-anaknya-dianiaya-tapi-dia-yang-dipecat.jpg)