Tulangbawang Barat

Kasus Lakalantas di Tubaba Lampung yang Renggut Korban Jiwa Bayi 10 Bulan Berakhir Damai

Antara kedua belah pihak yang terlibat dalam Lakalantas itu sepakat untuk untuk menyelesaikan peristiwa itu melalui jalur kekeluargaan.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Reny Fitriani
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi
Ilustrasi - Kasus Lakalantas di Tubaba Lampung yang Renggut Korban Jiwa Bayi 10 Bulan Berakhir Damai 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,  TULANGBAWANG BARAT - Perkara kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang merenggut korban jiwa bayi 10 bulan yang ditangani Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tulangbawang Barat (Tubaba) akhirnya berakhir damai.

Antara kedua belah pihak yang terlibat dalam Lakalantas itu sepakat untuk untuk menyelesaikan peristiwa itu melalui jalur kekeluargaan.

Kabar tersebut disampaikan Kasatlantas Polres Tubaba, Iptu Suarjono Suryaningrat.

"Diselesaikan secara kekeluargaan, mereka sudah sepakat berdamai," ungkap Iptu Suarjono, Senin (15/11/2021).

Mantan Kanit Turjawali Satlantas Polres Tulangbawang ini mengatakan, pihaknya tak melanjutkan perkara tersebut lantaran pihak pelapor sudah mencabut laporannya pasca terjadinya perdamaian antar kedua belah pihak.

"Pelapor sudah mencabut laporannya," papar Suarjono.

Terkait dengan dilibatkannya tim Traffic Accident Analysis (TAA) Direktorat Lalulintas (Dirlantas) Polda Lampung untuk membantu menyelidiki peristirahatan Lakalantas itu, Suarjono mengatakan, tim TAA Polda sudah turun ke tempat kejadian perkara (TKP) pekan kemarin.

"Hasilnya belum keluar, sedang dianalisa oleh tim TAA," paparnya.

Diketahui, seorang bayi bernama Aldafi Anggara berumur 10 bulan meninggal dunia usai mengalami kejadian lakalantas, Rabu (27/10).

Lakalantas ini melibatkan satu unit motor matic dan Mobil Pick-Up, di depan Pertashop Tiyuh Kartaraharja, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tubaba.

Baca juga: Bupati Tubaba Lampung Bangga Putra Putri Daerah Bangun Klinik Bersalin

Aldafi bersama Ibu dan neneknya saat itu menaiki motor matic dari arah Pasar Dayamurni, Kecamatan Tumijajar menuju ke arah rumah di Tiyuh Karta Tanjung selamat, Kecamatan Tulangbawang Udik.

Berdasarkan keterangan ibu korban, setibanya mereka bertiga di depan Pertashop Tiyuh Kartaraharja, ada satu unit mobil Grand Max bermuatan kayu mendadak melaju menyeberang menutup jalan.

Seketika itu motor langsung berusaha menghindar muatan kayu yang menjulur keluar dari bak mobil. 

Akibatnya, motor yang dikemukakan ibu korban menabrak bak samping mobil tersebut kemudian terjatuh.

Saat itu, Aldafi yang ikut terjatuh langsung pingsan tidak sadarkan diri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved