Apa Itu
Apa Itu Sinopsis, Ciri-ciri, dan Fungsinya
Sinopsis seringkali berkaitan dengan karya sastra. Namun, apa itu sinopsis? Berikut penjelasan selengkapnya disertai dengan ciri-ciri dan fungsinya.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Sinopsis juga mampu memberikan pandangan kronologis cerita.
Jika sebuah karya tersebut merupakan drama, sinopsis bisa memberikan masukan apakah ceritanya sudah bagus atau belum.
Bagi penerbit, keberadaan sinopsis dibuat untuk dijadikan bahan pertimbangan apakah sebuah buku harus terbit atau tidak.
Cara menulis
Terdapat kebebasan dalam menulis sinopsis.
Penulis juga boleh menggunakan bahasa puitis, formal, ataupun bahasa seni.
Namun, terdapat beberapa aturan agar sebuah sinopsis tidak keluar dari jalur isi cerita aslinya.
Untuk mencegahnya, penulis sinopsis harus terlebih dahulu membaca naskah aslinya atau melihat film yang akan dibuat sinopsis.
Hal ini penting agar penulis mengetahui gambaran secara umum.
Selain itu, hal lain yang perlu dilakukan adalah mencatat gagasan pokok.
Tulis tema dari cerita yang akan dibuat sinopsis, alur cerita seperti tempat dan waktu sebuah peristiwa, serta tokoh cerita.
Menulis ringkasan sesuai dengan gagasan utama yang ditemukan (merangkum catatan gagasan pokok).
Memilih kata yang mudah dipahami, efektif, dan menarik agar cerita singkat tersebut tetap bisa menggambarkan cerita aslinya.
Tidak menulis dialog atau monolog tokoh Dibuat tidak boleh menyimpang dari isi cerita secara utuh.
Contoh sinopsis singkat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-gagasan-utama.jpg)