Daun Pepaya

Khasiat Daun Pepaya, Efektif Cegah Infeksi Saluran Kemih

Satu di antara khasiat daun pepaya adalah untuk cegah infeksi saluran kemih. Berikut penjelasan selengkapnya.

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi daun pepaya. Khasiat Daun Pepaya, Efektif Cegah Infeksi Saluran Kemih. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Punya banyak manfaat, ternyata khasiat daun pepaya juga mampu mencegah infeksi saluran kemih.

Ada beragam penyebab dari penyakit ini, mulai dari virus, bakteri, hingga jamur.

Namun dikutip dari Kompas.com, umumnya masalah kesehatan ini terjadi akibat infeksi bakteri Escherichia coli yang masuk ke pencernaan.

Beberapa area yang menjadi lokasi terjadinya antara lain ginjal, ureter, kandung kemih, hingga uretra.

Biasanya ditandai dengan perut yang anyang-anyangan, muncul sensasi terbakar ketika buang air kecil, urine berwarna keruh dan berbau.

Baca juga: 4 Khasiat Daun Pepaya untuk Tanaman, Basmi Ulat hingga Walang Sangit

Tak hanya itu, gejala lainnya adalah demam dan menggigil, hingga nyeri punggung atau perut bawah.

Kegunaan atau khasiat daun pepaya dalam cegah infeksi saluran kemih itu terjadi berkat kandungan senyawa aktif yang bersifat antibakteri.

Daun pepaya memang diketahui memiliki beragam kandungan nutrisi, tak terkecuali senyawa aktif yang mampu menghambat perkembangan bakteri.

Hal tersebut pernah dibahas dalam riset berjudul Efek Antibakteri Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya linn) terhadap Bakteri Escherichia coli.

Simak juga khasiat daun pepaya lainnya.

Baca juga: Manfaat Daun Pepaya, Efektif Meningkatkan Hasil Panen Padi

1. Menyembuhkan luka

Luka seringkali menjadi suatu permasalahan yang dikeluhkan banyak orang.

Sebab, kehadirannya cukup dianggap menganggu penampilan tubuh.

Namun, daun pepaya memiliki kemampuan dalam menyembuhkan luka.

Hal tersebut karena di dalamnya terdapat kandungan nutrisi hingga vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh.

Dalam daun pepaya terdapat kandungan enzim bernama papain.

Enzim tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan topikal berupa eksfolian.

Dengan menggunakan olahan daunnya, hal tersebut dipercaya dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan mengurangi tersumbatnya pori-pori.

Bahkan khasiat daun pepaya juga bisa menyembuhkan luka bakar.

Kemampuannya pernah dibahas dalam jurnal ilmiah karangan Solikhatin Niza yang berjudul Efektivitas Daun Pepaya (Carica papaya) terhadap Luka Bakar Terinfeksi.

Hasilnya ditemukan bahwa ekstrak daun pepaya terbukti ampuh menyembuhkan luka bakar.

2. Mengatasi tukak lambung

Dikutip dari Kompas.com, tukak lambung adalah luka terbuka atau bisul yang terbentuk di lapisan bagian dalam perut atau bagian atas usus kecil.

Permasalahan ini bila tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan penderita kehilangan banyak darah, terbentuk jaringan parut di perut, sampai melubangi lambung atau usus.

Namun dalam pengobatannya, ternyata dapat dibantu oleh daun pepaya.

Menurut penelitian yang dipublikasikan The West Indian Medical Student, manfaat air rebusan daun pepaya dapat meningkatkan aktivitas glutathione peroxidase.

Glutathione peroxidase adalah salah satu jenis antioksidan terpenting yang menangkal radikal bebas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengonsumsian daun pepaya akan menyebabkan berkurangnya stres oksidatif dan kemungkinan mengalami tukak lambung juga semakin berkurang.

3. Menangani gejala diabetes

Diabetes merupakan suatu kondisi yang menggambarkan tubuh tidak memproduksi cukup insulin, hormon yang dibuat di pankreas.

Insulin adalah hormon yang membantu tubuh mengubah gula dalam darah menjadi energi.

Melansir Express, (19/10/2021), tubuh yang tidak mendapatkan cukup insulin atau tubuh tidak bereaksi terhadap hormon tersebut mungkin akan mengalami sejumlah gejala yang khas.

Di antaranya nyeri pada tungkai, muncul bercak hitam hingga gatal.

Akan tetapi, permasalahan gejala diabetes itu bisa ditangani melalui pengonsumsian daun pepaya agar tak terjadi komplikasi.

Pasalnya, daun bernama latin Carica papaya ini memiliki kemampuan dalam menyeimbangkan gula darah agar tidak menjadi terlalu tinggi.

Dalam laman website Universitas Airlangga disebutkan bahwa ekstrak daun pepaya yang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, triterpenoid, tanin, dan saponin bisa bermanfaat dalam menurunkan kadar glukosa darah.

Aktivitas antidiabetes dari ekstrak etanol daun pepaya terjadi karena aktivitas senyawa kimia yang terkandung di dalamnya yang bekerja secara sinergis dalam menurunkan gula darah.

Namun, mekanisme penurunannya tergantung kepada mekanisme dari masing-masing senyawa.

4. Mengendalikan gula darah

Sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat, daun papaya dapat menjaga gula darah dalam tubuh agar tak tinggi.

Dikutip dari Kompas.com, gula dalam darah berperan dalam memberi energi pada sel dan organ tubuh.

Keseimbangan gula darah begitu penting agar tidak menimbulkan permasalahan kesehatan.

Saat jumlah gula darah yang ada di dalam tubuh terlalu banyak, hal tersebut dapat menyebabkan hiperglikemia.

Adapun kadar gula darah seseorang bisa melonjak karena beberapa kondisi.

Di antaranya, memiliki kondisi medis tertentu, menggunakan obat-obatan tertentu olahraga berlebihan, melewatkan makan atau makan terlalu sedikit kadar insulin yang terlalu tinggi.

Namun ternyata khasiat daun pepaya juga mampu menjaga kadar gula darah agar tetap seimbang.

Kemampuannya itu terjadi berkat adanya kandungan senyawa aktif yang bersifat antioksidan.

Selain itu, daun yang bercita rasa pahit itu pun memiliki kemampuan dalam melindungi sel penghasil insulin di pankreas dari kerusakan dan kematian dini.

Insulin diketahui merupakan hormon yang berfungsi dalam mengontrol gula darah.

Bahkan ia juga berperan penting dalam mendukung sistem metabolisme tubuh sebagai pembangkit energi.

Apabila tubuh kekurangan hormon insulin, hal tersebut bisa berdampak pada kondisi tubuh yang melemah.

Baca juga: Khasiat Daun Pepaya, Efektif Mengatasi Susah BAB

Jika kondisi kekurangan hormon insulin itu dibiarkan, maka seseorang akan rentan terkena penyakit diabetes. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved