Kesehatan
Halo Dokter, Resiko Diabetes Melitus Pada Anak
Halo Dokter, diabetes melitus ternyata bisa menyerang anak pada usia muda. Lantas seperti apa resiko anak-anak yang terserang diabetes melitus.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Tahukah anda diabetes melitus ternyata bisa menyerang anak pada usia muda.
Penyakit diabetes melitus atau yang familiar disebut kencing manis ini tak hanya menyerang orang dewasa.
Lantas seperti apa resiko anak-anak yang terserang diabetes melitus.
dr Ismi Citra Ismail, Sp.A (K) dari RSUD Dr H Abdul Moeloek mengatakan diabetes melitus atau yang sering disebut orang sebagai kencing manis adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan atau kerusakan pada pankreas, yang dipicu oleh banyak faktor.
Namun yang paling sering adalah autoimun.
Baca juga: Halo Dokter, Bagaimana Metode Pengobatan Radang Usus
Kerusakan pankreas ini mengakibatkan tidak memiliki insulin untuk mengubah glukosa jadi tenaga.
Diabetes melitus yang tidak memiliki insulin adalah diabetes melitus tipe 1, yang merupakan diabetes melitus yang paling sering dialami anak-anak usia mulai dari usia enam bulan.
Sedangkan untuk diabetes melitus tipe 2, masih memiliki insulin tapi kondisinya kurang bagus, yang mirip seperti diabetes melitus pada orang dewasa.
Umumnya yang mengalami diabetes melitus tipe 2 adalah anak-anak yang obesitas.
Selain itu ada juga diabetes melitus tipe 3. Tapi diabetes melitus tipe 3 jarang sekali terjadi.
Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Radang Usus
Gejala anak mengalami diabetes melitus adalah banyak minum, banyak buang air kecil, dan banyak makan seperti orang yang kelaparan.
Namun walaupun banyak makan, anak-anak berat badannya menurun.
"Biasanya karena berat badan anak yang menurun, yang membuat orangtua membawa anaknya ke dokter, dan setelah diperiksa tidak tahunya anak mengalami diabetes melitus," kata dokter yang juga praktek di Rumah Sakit Hermina Lampung itu.
Tapi, lanjut dr Ismi, ada juga orangtua yang membawa anaknya ke dokter karena pandangan anaknya tiba-tiba buram dan kaki kesemutan.
Ini disebabkan oleh diabetes melitus tipe 2 dan sudah kronik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/halo-dokter-diabetes-melitus-ternyata-bisa-menyerang-anak.jpg)