Breaking News:

Pringsewu

Kisah Warga Pringsewu Lampung Bisa Bangun Rumah dari Ternak Kelinci

Kisah Wahyu beternak kelinci dirintis sejak masih lajang pada 2007 silam. Ketika itu Wahyu menjual kelinci dengan harga Rp 8.000 per ekor.

Tribunlampung.co.id / Robertus Didik
Wahyu Setio (43), warga Dusun Tambah Mulyo, Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, di kandang kelincinya, Senin (22/11/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Belasan tahun memelihara kelinci, Wahyu Setio (43), warga Dusun Tambah Mulyo, Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, bisa membangun rumah.

Ia juga bisa membeli motor dan menghidupi keluarganya dari ternak kelinci.

Kisah Wahyu beternak kelinci dirintis sejak masih lajang pada 2007 silam.

Ketika itu Wahyu menjual kelinci dengan harga Rp 8.000 per ekor.

Baca juga: 25 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Way Kanan Ikuti Pelatihan Budidaya Ikan Lele

Sedangkan saat ini harga kelincinya sudah mencapai Rp 23 ribu per ekor.

Wahyu Setio (43), warga Dusun Tambah Mulyo, Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, memberi makan kelincinya, Senin (22/11/2021).
Wahyu Setio (43), warga Dusun Tambah Mulyo, Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, memberi makan kelincinya, Senin (22/11/2021). (Tribunlampung.co.id / Robertus Didik)

Meskipun mengalami naik turun, Wahyu tetap fokus menekuni budi daya kelinci.

Ada 90 ekor indukan kelinci yang dipelihara oleh Wahyu.

Sedangkan pejantannya ada 12 ekor.

Dalam satu bulan, Wahyu menghasilkan anak kelinci berkisar 70-80 ekor.

Baca juga: Loka Rehabilitasi Kalianda Jauh dari Kesan Seram, Pecandu Diajarkan Budidaya Sayuran Organik

Ia pun tidak perlu repot menjajakan kelinci ternaknya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved