Tulangbawang Barat
Musim Penghujan, Masyarakat Tubaba Lampung Diminta Waspada DBD
Warga Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) diminta waspada terhadap wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjelang musim hujan.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Warga Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) diminta waspada terhadap wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjelang musim hujan.
Kepala Dinas Kesehatan Tubaba Majril menyampaikan, biasanya penyakit DBD muncul karena banyaknya tempat nyamuk berkembang biak yang biasa terjadi pada musim hujan.
"Saat ini kita memang lagi diuji dengan adanya pandemi, tetapi saya berharap masyarakat jangan lengah. DBD menjadi perhatian kita semua pada musim hujan, maka jaga lingkungan untuk antisipasi," ujar Majril, Senin (22/11).
Masyarakat perlu menjaga kesehatan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan demam berdarah.
Baca juga: Hanya 29 Kasus, Jumlah DBD di Kota Metro Lampung Menurun Drastis
Salah satu yang dapat dilakukan yaitu melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara mengurangi, menutup dan menyingkirkan (3M).
Dikatakannya, Dinas kesehatan mempunyai program rutin setiap tahun melalui puskesmas selalu melakukan giat menyosialisasikan untuk menwaspai wabah deman berdarah.
“Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan upaya pencegahan dengan menerapkan 3M Plus. Karena 3M Plus salah satu upaya memutus penyakit yang disebarkan nyamuk Aedes Aegypti,” paparnya.
Memasuki musim penghujan ini dia mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan.
Selain itu, dilingkungan sekitar tempat tinggal juga sebisa mungkin dihindari adanga tumpukan sampah yang bisa menjadi genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
“Kita berharap masyarakat bisa menggerakkan kegiatan bersih bersih minimal lingkungan sekitar,” tandasnya. ( Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnain )