Lampung Tengah

Azis Syamsuddin Segera Disidang Kasus Dugaan Suap Lampung Tengah

Karena itu pula, kata Ali, penahanan Azis akan diperpanjang untuk waktu 20 hari ke depan, terhitung sejak 22 November 2021 hingga 11 Desember 2021.

Eno/Man (dpr.go.id)
Mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin segera menjalani persidangan terkait kasus dugaan suap penanganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Azis Syamsuddin segera menjalani persidangan terkait kasus dugaan suap penanganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah.

KPK menyatakan perkara yang menjerat mantan Wakil Ketua DPR RI itu telah P-21 atau lengkap.

”Hari ini dilaksanakan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti) atas nama tersangka AZ (Azis Syamsuddin, red) dari tim penyidik kepada tim jaksa karena berkas perkaranya dinyatakan lengkap," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (22/11/2021).

Karena itu pula, kata Ali, penahanan Azis akan diperpanjang untuk waktu 20 hari ke depan, terhitung sejak 22 November 2021 hingga 11 Desember 2021.

Baca juga: Golkar Lampung Dukung Lodewijk Gantikan Azis Syamsuddin

Azis saat ini ditahan di Rutan KPK Kavling C1.

Sementara persidangannya akan digelar di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat.

”Tim jaksa segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkara, dengan batasan waktu 14 hari kerja. Persidangan akan dilaksanakan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat,” kata Ali.

Azis merupakan tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara tindak pidana korupsi yang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

KPK mengumumkan Azis sebagai tersangka kasus tersebut pada 25 September 2021.

Baca juga: PAW Azis Syamsuddin Mulai Diproses DPP Golkar 

Dalam konstruksi perkara yang disusun KPK, Azis diduga telah memberikan suap kepada mantan Penyidik KPK Ajun Komisaris Polisi (AKP) Stepanus Robin Pattuju senilai Rp 3,1 miliar dari komitmen awal Rp 4 miliar.

Pemberian tersebut agar AKP Robin membantu mengurus kasus di Lampung Tengah yang melibatkan Azis dan Aliza Gunado yang sedang diselidiki oleh KPK.

Aliza merupakan kader Partai Golkar yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).

Atas perbuatannya, Azis disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001.

Azis sendiri hingga kemarin masih bungkam saat ditanya mengenai perkara tersebut. Saat ditanya awal media usai pemeriksaan dirinya pada Senin (22/11), Azis memilih pergi langsung meninggalkan Gedung Merah Putih KPK.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved