Pringsewu
BPBD Pringsewu Lampung Latih Warga Pekon Siaga Hadapi Bencana Alam
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pringsewu memberikan pelatihan tanggap bencana secara lokal desa, Rabu, 24 November 2021
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: soni
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pringsewu memberikan pelatihan tanggap bencana secara lokal desa, Rabu, 24 November 2021 di Pekon Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu.
Pelatihan tersebut bekerja sama dengan Tagana (Taruna Siaga Bencana). Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas SDM pemerintah pekon dan unsur pemuda.
"Supaya meningkatkan pemahaman kesiapsiagaan menghadapi bencana. Mengingat bencana bisa terjadi kapan saja," kata Kepala Pekon Fajar Agung Suparman.
Terutama pemahaman mengenai proteksi dini kebakaran gedung dan bangunan seperti yang disampaikan Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Pringsewu Ananto Pratikno.
Ananto ketika itu hadir sebagai narasumber pelatihan yang diikuti oleh 40 orang. Peserta terdiri dari warga dan aparatur pekon.
Kasi Kesiapsiagaan BPBD Pringsewu Agus Purnomo mengatakan, terkait pemahaman Desa Tangguh Bencana juga diberikan pada pelatihan itu.
Baca juga: BPBD Pringsewu Lampung Ingatkan Potensi Terjadinya Bencana Perubahan Iklim dan La Nina
Agus juga memperkenalkan Aplikasi InaRISK Personal, merupakan aplikasi yang berisikan informasi tingkat bahaya suatu wilayah.
Aplikasi itu dilengkapi dengan rekomendasi aksi untuk melakukan antisipasinya secara partisipatif.
"Aplikasi ini disusun bersama antara pemerintah dan pihak lain yang memiliki pengalaman dalam edukasi kebencanaan di Indonesia," kata Agus.
Dia berharap pemerintah pekon dengan kemampuan yang ada segera membentuk Kepengurusan Desa Tangguh Bencana ( Destana) dan dengan didukung Dana Desa ( DD). ( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan Cahyono )