Breaking News:

Pringsewu

Tiga Kecelakaan Terjadi Selama Ops Zebra Krakatau 2021 yang Digelar Sat Lantas Polres Pringsewu

Tiga peristiwa kecelakaan terjadi selama operasi zebra krakatau 2021 yang dilaksanakan selama 13 hari. Dimulai 15 November lalu, dan berakhir hari ini

Tribunlampung.co.id / R Didik Budawan C
Petugas Sat Lantas Polres Pringsewu sedang memberikan sosialisasi kepada pengemudi truk dalam giat Ops Zebra Krakatau 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Tiga peristiwa kecelakaan terjadi selama operasi zebra krakatau 2021 yang dilaksanakan selama 13 hari. Dimulai 15 November lalu, dan berakhir hari ini, Minggu (28/11/2021).

Kepala Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Pringsewu Iptu Ridho Grisyan Adi Dharya mengungkapkan, dari tiga kasus tersebut seorang meninggal dunia.

Kemudian, seorang luka berat, empat orang luka ringan, dan kerugian materil mencapai Rp 1,2 juta.

"Dari hasil penyelidikan dan penyidikan yang polisi lakukan, penyebab kecelakaan tersebut karena faktor kelalaian manusia atau human error," ungkap Ridho melalui Humas Polres Pringsewu.

Dikatakannya, guna terus menekan angka kecelakaan, Sat Lantas Polres Pringsewu gencar memberikan imbauan tertib berlalu lintas dan disiplin protokol kesehatan kepada pengendara dan warga pengguna jalan.

Baca juga: Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Tanam Ribuan Pohon Alpukat di Objek Wisata Sumur Putri

Terutama yang berada di sejumlah tempat keramaian di wilayah Kabupaten Pringsewu.

Kegiatan sosialisasi itu sebagaimana yang diselenggarakan tim Sat Lantas Polres Pringsewu yang dipimpin Kanit Dikyasa Aiptu Wahyudi, Minggu, 28 November 2021.

Wahyudi mengatakan, dihari terkahir pelaksanaan operasi zebra 2021, pihaknya terus memberikan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas kepada pengendara dan masyarakat.

Sekaligus memberikan imbauan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 5M. 

“Kegiatan kita laksanakan sifatnya lebih kepada memberikan edukasi kepada pengendara kendaraan bermotor untuk mematuhi aturan lalu lintas dan disiplin Protokol Kesehatan,” ujarnya.

Juga membagikan masker dan leafleat kepada pengendara dan warga pengguna jalan yang ditemukan tidak memakai masker saat beraktifitas di tempat-tempat keramaian.

“Sehingga tujuan operasi yakni meningkatnya kesadaran mayarakat dalam berlalu lintas, turunnya angka kecelakaan dan menurunnya level PPKM dapat tercapai," ungkapnya. (Tribunlampung.co.id / R Didik Budiawan Cahyono)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved