Breaking News:

Pringsewu

DBD di Pringsewu Lampung 155 Kasus, Warga Diimbau Pakai Kelambu Saat Tidur

Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Pringsewu mencapai 155 kasus. Sementara satu orang pasien meninggal dunia akibat penyakit tersebut

Pixabay
Ilustrasi nyamuk. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Pringsewu mencapai 155 kasus. 

Sementara satu orang pasien meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Pringsewu dr Hadi Muchtarom mengungkapkan bila Kabupaten Pringsewu masuk tiga besar kasus DBD di Lampung.

"Jumlah kasus DBD itu yang terdata dari Januari hingga November 2021," ujar Hadi, Senin, 29 November 2021.
Ditambahkan Hadi, kasus kematian yang diakibatkan DBD ini terjadi pada November 2021 kemarin.

Oleh karena itu, dia mengimbau supaya masyarakat tetap mewaspadai DBD. Mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Baca juga: Cegah Wabah DBD, Anggota TNI di Tuba Lampung Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Yakni dengan tetap melaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), diantaranya dengan cara 3 M (menguras, menutup, mengubur) plus.

Serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi jadi tempat pengembang biakan nyamuk aedes aegypti.

Sedangkan plus, dengan menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.

Menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, dan lainnya.

Di samping itu, dia meminta supaya masyarakat dapat mengedepankan prilaku hidup bersih dan sehat.( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan Cahyono )
 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved