Breaking News:

Tulangbawang Barat

Pemkab Tubaba Lampung Tunggu Instruksi Pemerintah Pusat Soal Pembatasan Tempat Wisata

Dinas Pariwisata Tubaba akan menyiapkan format terkait pengetatan tempat wisata pada libur Nataru mendatang. Pengetatan aktivitas tempat wisata.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id/Endra
Ilustrasi - Lampung Sundanese Art Festival VI Tahun 2021 di Tubaba. Dinas Pariwisata Tubaba akan menyiapkan format terkait pengetatan tempat wisata pada libur Nataru. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Dinas Pariwisata akan menyiapkan format terkait pengetatan tempat wisata pada libur natal dan tahun baru (Nataru) mendatang.

Pengetatan aktivitas tempat wisata itu untuk mencegah mewabahnya virus Covid 19 sebagaimana tindaklanjut dari arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Tempat wisata diperbolehkan buka selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022 dengan penerapan protokol kesehatan ketat dan pembatasan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menerangkan instrumen regulasi utamanya akan diatur dalam Inmendagri, kementerian dan lembaga lainnya termasuk Kemenparekraf menerbitkan surat edaran tentang kebijakan operasional yang merujuk pada Inmendagri. 

Kepala Dinas Pariwisata Tubaba, Mansyur, mengatakan, pihaknya masih menunggu turunnya Instruksi Kemenparekraf.

Baca juga: Kapolres Tubaba Pimpin Sertijab 2 Jabatan Kasat, Kasat Reskrim dan Kasat Samapta Berganti

"Prinsipnya kita siap, setelah Edaran dari kementerian keluar, akan dilapor dulu ke pimpinan (Bupati), setelahnya kita rapat bentuk tim," kata Mansyur kepada Tribun, Rabu (01/12/2021) malam.

Hal-hal yang menyangkut teknis pembatasan tempat wisata itu nanti akan dibahas lebih lanjut dengan beberapa pihak terkait.

"Yang pasti kita akan bentuk tim monitoring untuk memantau aktivitas tempat wisata pada libur Nataru. Tapi poinnya kita tunggu dulu Surat edaran dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait," papar Mansyur.

Seperti pada pembatasan tempat wisata di Tubaba yang diterapkan sebelumnya, Pemkab Tubaba nanti akan menyurati pada pengusaha dan pengelola dan tempat wisata yanh dikelola pihak swasta atau perorangan.

Baca juga: Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan Lepas Rombongan Kafilah MTQ ke-48 Tingkat Provinsi Lampung

"Kalau yang dikelola oleh pemerintah seperti komplek Islamik Center Tubaba juga akan kita lakukan pembatasan. Prinsipnya kita tunggu dulu instruksi dari pemerintah pusat," tandas Mansyur.
( Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnain )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved