Bandar Lampung

Pembangunan IPLT Bandar Lampung dalam Tahap Akhir, Limbah Tinja di TPA Bakung Bakal Bening

Sejumlah pekerja sedang melakukan pengerjaan pembangunan tahap akhir IPLT di TPA Bakung. IPLT tersebut mulai dibangun April 2021.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer
IPLT di TPA Bakung Bandar Lampung dalam tahap akhir pembangunan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sejumlah pekerja sedang melakukan pengerjaan pembangunan tahap akhir instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT) di tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung, Bandar Lampung, Kamis (2/12/2021).

IPLT tersebut mulai dibangun melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Lampung sejak April 2021 kemarin dan disebut akan rampung di akhir tahun.

Dari pengamatan Tribun, instalasi tersebut nampak bersih dan tersusun secara rapih.

Terdapat beberapa bak-bak dan tempat lain yang tersistem untuk proses pengelolaan lumpur tinja. 

Dimana, ditempat yang sama, sebelumnya terdapat bak penampungan lumpur tinja yang sudah over kapasitas, kotor dan berbau.

Baca juga: Relawan Demokrasi KPU Sosialisasi Pilkada Bandar Lampung 2020 ke Pemulung TPA Bakung

Saat mulai beroperasi nanti, disebutkan instalasi tersebut akan memisahkan lumpur tinja menjadi dua bagian berdasarkan bentuk, yakni padat dan cair.

Selanjutnya, dua hasil limbah itu diproses kembali agar bisa gunakan kembali, menjadi limbah yang bermanfaat dan tidak berbahaya.

"Bagian yang padat akan dikeringkan dan menjadi pupuk. Karena berasal dari tinja, pupuk ini tidak untuk tanaman pangan, tetapi untuk tanaman hias dan lainnya seperti yang ada di taman-taman," kata Kepala Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bandar Lampung Khaidarmansyah.

Sementara bagian yang cair dari lumpur tinja itu akan dialirkan ke bak-bak penampungan dengan proses yang berbeda di setiap baknya. Hingga akhirnya, limbah cair itu berwujud hening dan tidak berbau.

"Saat sudah bening itulah baru dibuang ke sungai. Aliran sungai pun dipastikan aman setelahnya," kata dia.

Baca juga: Sulap Lumpur Tinja Jadi Kompos, IPLT TPA Bakung Telan Dana Rp 3 Miliar

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Lampung Maria Doeni Isa mengatakan harapannya agar instalasi yang dihadirkan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi daerah, terutama di sektor sanitasi sehat.

"Insyaallah ini akan bermanfaat bagi masyarakat dalam menciptakan hunian yang sehat," kata dia.

Manfaatkan untuk Peningkatan Pendapatan Daerah

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana berencana memanfaatkan instalasi itu nantinya untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Ialah caranya dengan menggaet banyak pihak ketiga yang menyediakan jasa sedot sepiteng.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved