Breaking News:

Pringsewu

Kiat Dalang Asal Pringsewu Lampung Hadapi Pandemi Covid-19, Teguh Buat Wayang Kulit Berbahan Karpet

Teguh berinisiatif mencari pemasukan dana dari membuat wayang kulit berbahan karpet. Menurut dia, bahan karpet jadi alternatif selain kulit.

Tribunlampung.co.id/Robertus Didik
Dalang Teguh Surono menunjukkan wayang yang terbuat dari bahan kulit dan bahan karpet, Kamis (2/12). Sekilas mata tidak ada perbedaan di antara wayang bahan kulit dan karpet. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pandemi Covid-19 mengakibatkan dampak ekonomi masyarakat secara luas.

Apalagi bagi mereka yang bergerak pada sektor jasa hiburan budaya.

Di antaranya pagelaran wayang kulit.

Dimana selama masa pandemi, pemerintah memberlakukan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang melarang adanya kerumunan.

Akibatnya hiburan wayang kulit tidak dapat digelar.

Hal ini tentu membuat pemasukan keuangan para dalang pun vakum.

Atas kondisi tersebut, sejumlah dalang di Kabupaten Pringsewu berinisiatif mencari peluang usaha lain.

Seperti yang dilakukan dalang Teguh Surono (48), warga Pekon Sukoharjo III Barat, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu.

Teguh menceritakan, sebelum pandemi minimal tiga kali dapat job.

Sedangkan selama manggung, tarifnya Rp 15 juta di lokalan Bumi Jejama Secancanan.

Baca juga: Pikap Patah As, Arus Lalu Lintas Jalinbar Pringsewu Lampung Sempat Tersendat

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved