Breaking News:

Lampung Tengah

Komang Koheri Sarankan BPBD Lampung Tengah Ajukan Perbaikan Jembatan Way Bilew ke Pusat

Menurut Komang, BPBD Lampung Tengah dapat mengajukan langsung ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) supaya jembatan Way Bilew.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam
Jembatan Way Bilew di Kampung Buyut Ilir yang putus akibat hujan Kamis (9/12/2021) lalu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Angggota DPR RI I Komang Koheri menyarankan BPBD Lampung Tengah mengajukan perbaikan jembatan Way Bilew yang putus ke pusat.

Menurut Komang, BPBD Lampung Tengah dapat mengajukan langsung ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) supaya jembatan Way Bilew dapat segera diperbaiki.

"BPBD Lamteng bisa langsung ajukan (perbaikan) ke BNPB pusat. Jadi tidak perlu lagi menunggu (koordinasi) dengan pihak (BPBD) Provinsi Lampung," kata Komang, Sabtu (11/12/2021).

Anggota Komisi VIII itu menyebutkan, untuk menunjang percepatan pembangunan kembali jembatan Way Bilew yang putus, ia juga akan ikut mendorong BNPB dan Pemprov Lampung.

Baca juga: Dekranasda Metro Siap Jadi Jembatan Penghubung Pemberdayaan Perempuan

"Karena Komisi VIII salah satunya membidangi terkait bencana alam nasional. Saya akan mendorong supaya percepatan pembangunan dilakukan," tuturnya.

Sebagai akses utama ruas kecamatan dan provinsi. jalan tersebut sangat vital dalam menunjang perekonomian masyarakat.

Sementara Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad menjelaskan, satu hari setelah putusnya jembatan Way Bilew, pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

"Saya langsung kontak beliau subuh kemarin (Jumat). Beliau langsung respon dan telah menerjunkan Dinas Binamarga untuk melihat kondisi di lapangan," jelasnya.

Pasca putusnya jembatan Way Bilew, Musa Ahmad juga telah meminta kepada pihak kepolisian dan kepala Kampung Buyut Ilir dan Buyut Udik untuk menjaga keamanan jalur alternatif.

"Untuk jalur alternatif (untuk kendaraan roda dua) yang masih bisa melintas di kampung (Buyut Ilir dan Udik) supaya dipantau keamanannya. Jangan sampai ada aksi (pungli) yang meresahkan warga," jelasnya.

Terpisah, Kasatlantas Polres Lamteng AKP Ikhwan Syukri menjelaskan, untuk membantu pengendara yang melintas di jalur alternatif, pihaknya telah membuat banner imbauan dan penunjuk jalan.

"Banner penunjuk arah (di jalur alternatif) sudah kami pasang di Simpang Mojopahit (Punggur), itu supaya warga tahu akses masuk ke Kampung Buyut (Udik)," terangnya.

Selain itu, penunjuk arah dan banner imbauan juga telah dipasang Simpang Mojopahit menuju Punggur dan tembus Kota Gajah, serta untuk sebaliknya dari Kota Gajah.

Untuk keamanan pengendara di jalur alternatif, Ikhwan mengatakan, anggotanya akan terus melakukan patroli rutin. ( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved