Muktamar NU

Muktamar NU, 16 PCNU Jawa Barat Dukung Yahya Cholil Staquf Jadi Ketua Umum PBNU

PCNU di Provinsi Jawa Barat kian mengerucutkan dukungan untuk kursi Ketua Umum PBNU dalam Muktamar NU yang digelar di Lampung.

Tribunlampung.co.id/Deni
Yahya Cholil Staquf saat diwawancara seusai menggelar pertemuan tertutup dengan PWNU Lampung di Rumah Kayu Bandar Lampung Minggu (17/10/2021) malam. Para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Provinsi Jawa Barat kian mengerucutkan dukungan untuk kursi Ketua Umum PBNU dalam Muktamar NU yang digelar di Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Provinsi Jawa Barat kian mengerucutkan dukungan untuk kursi Ketua Umum PBNU dalam Muktamar NU yang digelar di Lampung.

Sebanyak 16 Pengurus Cabang NU (PCNU) diklaim telah bulat akan memilih KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU untuk periode lima tahun mendatang.

Kesepakatan mayoritas PCNU ini dihasilkan pada pertemuan yang digelar di Kota Bekasi, Minggu (19/12/2021).

PCNU yang diklaim telah final memberikan dukungan pada KH Yahya Cholil Staquf adalah Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kuningan, Kota dan Kabupaten Tasik, Pangandaran, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Di Jawa Barat, total ada 27 PCNU. Dengan deklarasi ini, maka mayoritas PCNU sudah menjatuhkan pilihannya kepada Gus Yahya.

Baca juga: Kabar Duka Jelang Muktamar NU, KH Imam Syaroni Wafat saat Perjalanan ke Lampung

Ketua PCNU Cianjur Choirul Anam MZD optimistis, dukungan kepada Gus Yahya terus akan bertambah karena beberapa pengurus cabang lain telah menyatakan siap untuk menyusul dalam barisan 16 PCNU.

Dirinya yakin dalam satu atau dua hari ke depan, peta dukungan PCNU se-Jawa Barat juga kian terang hingga lebih dari 20 jumlahnya.

"Para pengurus cabang ini adalah orang-orang yang paham organisasi dan tantangannya ke depan. Tentu mereka melihat regenerasi saat ini adalah hal yang harus dilakukan," ujar Choirul Anam, Senin (20/12/2021).

Menurut Choirul, tantangan NU saat ini semakin kompleks, apalagi adanya pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya usai. Sektor yang perlu mendapat perhatian antara lain pendidikan, kesehatan dan ekonomi umat.

"Melihat besarnya tantangan bangsa ini, NU harus lebih bisa berkiprah. Dan kami berharap Gus Yahya bisa menjadikan ini sebagai program prioritas yang nantinya bisa bermanfaat bagi internal NU dan umat secara lebih luas," tandasnya.

Baca juga: Cek 7 Lokasi Istirahat Peserta Muktamar NU di Lampung Selatan

Pihaknya juga berharap, Muktamar NU yang rencananya dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (22/12/2021) nanti bisa menghasilkan banyak rumusan yang strategis dalam pengembangan organisasi.

"Jika terkait pemilihan ketua umum PBNU ada persaingan itu adalah bagian dinamika organisasi yang wajar. NU sudah berpengalaman tentu meski ada dinamika sebenarnya semua bermuara pada kemaslahatan organisasi," katanya.

Bisa aklamasi

Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang merupakan salah satu agenda Muktamar ke-34 NU yang akan berlangsung di Lampung 22-23 Desember 2021, diprediksi berlangsung ketat dengan dua calon utama: Yahya Cholil Staquf (Khatib Aam PBNU) dan Kiai Said Aqil Siraj (incumbent Ketua Umum PBNU).

Baik Gus Yahya maupun Kiai Said sama-sama menyatakan memiliki dukungan mayoritas dari lebih 400 hak suara Pengurus Cabang NU (PCNU).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved