Breaking News:

Tulangbawang Barat

Umar Ahmad: Tugas Kepala Tiyuh Bukan Bagi-bagi Anggaran

Demikian disampaikan Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad saat melantik secara serentak 69 kepala tiyuh hasil pilkati serentak.

Tribunlampung.co.id / Endra
Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad melantik 69 kepala tiyuh di Sesat Agung Bumi Gayo Kompleks Islamic Center Tubaba, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Selasa (21/12/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Para kepala tiyuh (pekon/desa) di Tulangbawang Barat harus menyadari jabatan yang diembannya merupakan pembagian kewenangan tugas tingkat kewilayahan, bukan sekadar membagi anggaran.

Demikian disampaikan Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad saat melantik secara serentak 69 kepala tiyuh hasil pilkati serentak.

Pelantikan berlangsung di Sesat Agung Bumi Gayo Kompleks Islamic Center Tubaba, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Selasa (21/12/2021).

Pelantikan berdasarkan Keputusan Bupati Tulangbawang Barat Nomor B/285/II.13/HK/TUBABA/2021 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Kepala Tiyuh Hasil Pemilihan Serentak Kabupaten Tubaba Tahun 2021 Masa Jabatan 2021-2027 tanggal 17 Desember 2021.

Baca juga: 572 Perkara Perceraian di Tulangbawang Barat Masih Proses Sidang, Mayoritas Berusia Produktif

Umar menegaskan, kepalo tiyuh terpilih merupakan jabatan amanah yang diberikan masyarakat.

Yang di dalamnya ada transfer kebaikan dan harapan-harapan yang diberikan masyarakat ke pundak kepala tiyuh.

"Jadi jabatan kepala tiyuh ini merupakan pembagian kewenangan tugas tingkat kewilayahan, bukan sekadar bagi-bagi pengelolaan anggaran," kata Umar Ahmad.

Menurutnya, dalam pembagian tugas negara ada pelimpahan kewenangan atau tanggung jawab yang diberikan oleh Presiden melalui Menteri Dalam Negeri kepada gubernur, bupati, camat, hingga akhirnya sampail ke kepala tiyuh.

"Kepala tiyuh yang baru dilantik ini harus menyadari pembagian kewenangan tugas tingkat kewilayahan bukan sekadar membagi anggaran, tetapi membagi tanggung jawab untuk mengurus rakyat, tugas-tugas administrasi, hingga kesejahteraan sosial," paparnya.

Baca juga: Tahun 2022, DPRD dan Pemkab Tulangbawang Barat Usulkan 12 Raperda

Kepala tiyuh ditekankan dapat senantiasa memegang prinsip atau nilai-nilai layak Tubaba.

Begitu juga masyarakatnya, yaitu nilai-nilai Nenemo SSL (Nemen/bekerja keras, Nedes/tahan banting, Nerimo/ikhlas, Sederhana, Setara dan Lestari).

"Karenanya, para kepala tiyuh yang telah resmi dilantik hari ini ke depan diharapkan dapat menciptakan berbagai kreativitas dan inovasi dalam kemajuan Tubaba, serta dapat menangkap potensi apa yang dimiliki wilayahnya agar dapat dikembangkan serta menghadirkan kesejahteraan," harapnya.

Bupati menekankan agar kepala tiyuh dapat membalas kebaikan warga masyarakat yang telah memberikan kepercayaan dengan bekerja sebaik-baiknya.

"Bekerjalah sekuat-kuatnya, berikan seluruh pikiran tenaga apapun dicurahkan untuk kepentingan warga masyarakat," tandas Umar.

( Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnain )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved