Pringsewu

Medsos Viral Aksi Pencurian, Maling Beras di Pringsewu Lampung Terkapar Ditembak 

Dua pelaku pencurian beras di Kabupaten Pringsewu dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melawan petugas.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: soni
Tribunlampung.co.id / Robertus Didik B C
Dua pelaku pencurian beras di Pringsewu ditembak polisi. Keduanya diamankan di Mapolres Pringsewu. 

Saat melakukan pencurian, keduanya sempat terekam CCTV.

Mereka terlihat santai saat menggasak puluhan karung beras dari dalam toko dan kemudian mengangkutnya dengan sepeda motor.

Rekaman CCTV perbuatan kedua pelaku sempat viral di media sosial.

Tak hanya itu saja, kedua tersangka juga sempat menyamarkan barang bukti kejahatan dengan mengganti kemasan karung.

Feabo mengungkapkan, para pelaku mengganti kemasan karung beras setelah beberapa hari melakukan pencurian.

Barang bukti beras itu sempat disembunyikan pelaku di satu rumah kos di Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu.

"Setelah mengganti kemasan karung, pelaku menjualnya dengan harga Rp 7.500 per kilogram," ungkap Feabo.

Atas penjualan beras itu, pelaku mendapat uang sebanyak Rp 2,1 juta.

Lalu hasil penjualan beras dibagi rata. Masing-masing tersangka mendapatkan bagian Rp 1.050.000. 

 

Dipakai untuk Beli Narkoba

DUA pencuri beras yang dilumpuhkan polisi dengan timah panas mengakui perbuatannya.

Keduanya Edi Wintoro alias Awie (38), warga Kelurahan Pringsewu Timur, Kecamatan Pringsewu, dan Ridho Susanto (38), warga Kota Serang, Banten.

Kasatreskrim Polres Pringsewu Iptu Feabo Adigo Mayora Pranata mengungkapkan, uang hasil penjualan beras curian itu telah habis dipergunakan untuk senang-senang.

"Uang hasil penjualan beras curian juga digunakan pelaku untuk membeli narkoba jenis sabu," ujar Feabo, Rabu (22/12).

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved