Breaking News:

Lampung Selatan

Oknum LSM Dijebloskan ke Hotel Prodeo Polres Lampung Selatan Seusai Ancam dan Aniaya Karyawan PTPN 7

Seorang oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) diamanakan oleh Satreskrim Polres Lampung Selatan seusai melakukan pengancaman dan penganiayaan.

Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
Ilustrasi, oknum LSM diamanakan oleh Satreskrim Polres Lampung Selatan seusai melakukan pengancaman dan penganiayaan di Adfeling V Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Seorang oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) diamanakan oleh Satreskrim Polres Lampung Selatan seusai melakukan pengancaman dan penganiayaan di Adfeling V Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Oknum LSM ini diketahui bernama Sanwari (45) warga Desa Way Hui, Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan

Kasatreskrim Polres Lampung Selatan AKP Hendra Saputra mengatakan kasus penganiayaan, pengancaman dan pengerusakan yang dilakukan oleh oknum LSM ini terjadi di Natar.

Hendra menuturkan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka terjadi pada tanggal 6 Oktober 2021.

Adapun korban atas nama Ferdinandus MP yang merupakan merupakan karyawan PTPN 7.

Baca juga: Pemkab Lampung Selatan Kembali Terapkan PPKM Level 1

"Waktu itu korban beserta rekan-rekannya sedang melakukan patroli di wilayah perkebunan. Lalu mereka melihat ada LSM yang mencoba masuk. Korban dan rekannya sudah berusaha memperingatkan para pelaku," kata Hendra, Jumat (7/1/2022).

"Namun ada salah satu pelaku yang diperingkatkan tidak mau. Artinya memaksakan kehendak mereka. Akhirnya terjadi penganiayaan kepada korban," tambahnya.

Hendra mengatakan kasus ini sudah cukup lama prosesnya, bahkan melalui penyelidikan yang panjang hingga akhirnya menetapkan Sanwari sebagai tersangka.

"SW sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Dan kemarin 6 Januari 2022 sudah kita lakukan penahanan," katanya

"Penganiayaan yang pelaku lakukan dengan cara menabrakan kendaraan roda 4 yang ia kemudikan ke pagar yang dibuat perusahaan dan dijaga oleh para pengaman. Sehingga menyebabkan penjaga keamanan yang ada di situ mengalami luka-luka," jelasnya.

Baca juga: Pria 37 Tahun Ditemukan Tewas di Rel Kereta Api Natar Lampung Selatan 

Hendra mengatakan sementara ini pihaknya masih menetapkan satu tersangka dalam kasus tersebut, ada kemungkinan pelaku lain

"Dalam kasus ini, untuk sementara kami hanya menetapkan satu tersangka. Jika dalam penyelidikan lanjutan dimungkinkan ada tersangka lainnya, pasti akan kita lakukan penangkapan," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )
 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved