Breaking News:

Bandar Lampung

Dishub Lampung-Hutama Karya Berkolaborasi Tindak Kendaraan ODOL

Dishub Provinsi Lampung bersama PT Hutama Karya (HK) terus melakukan penindakan kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load).

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Satlantas Polres Tuba
Ilustrasi - Kendaraan ODOL. Dishub Lampung-Hutama Karya Berkolaborasi tindak kendaraan ODOL. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung bersama PT Hutama Karya (HK) terus melakukan penindakan kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala UPTD Sarana Prasarana Perhubungan Lalulintas Angkutan Jalan (SPPLAJ) Dishub Provinsi Lampung M Budi Setiawan kepada Tribun Lampung, Senin (10/1/2022).

Pihaknya terus berkolaborasi dengan PT HK untuk menindak kendaraan ODOL.

"Kemarin kita sudah bergerak dan ada beberapa kendaraan yang telah ditindak seperti di Lampung Tengah dan tempat lainnya," kata Budi.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan HK melihat tol untuk mengoperasikan alat pemantauan ODOL dan sudah ready.

Selain itu pihaknya juga akan melakukan pemantauan ODOL di jalan non tol dan masih sekarang masih kordinasi sehingga pada 2023 mendatang.

Kepala Dishub Lampung Bambang Sumbogo mengatakan bahwa ODOL adalah kondisi kendaraan yang dimensinya tidak sesuai dengan standar produksi pabrik yang mengangkut muatan melebihi batas beban yang ditetapkan.

Permasalahan pelanggaran muatan ini sudah menjadi permasalahan lama dalam penyelenggaraan angkutan barang. 

Dampak dari ketidakpatuhan kendaraan ODOL berpengaruh besar terhadap menurunnya tingkat keselamatan lalu lintas jalan.

Memang penerapan Zero ODOL ini dilaksanakan pada 1 Januari 2023 mendatang dan pihaknya terus lakukan sosialisasi.

Baca juga: Harga Cabai di Bandar Lampung Turun, Cabai Merah Rp 52 Ribu per Kg

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved