Breaking News:

Bandar Lampung

Talk Show Tribun Lampung, UKPM Teknokra Unila Bicara Dinamika Pers Mahasiswa di Kampus

Talk show dengan segmen campus to campus Tribun Lampung mengundang Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Teknokra Unila.

Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id
Talk show dengan segmen campus to campus Tribun Lampung mengundang Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -  Talk show dengan segmen campus to campus Tribun Lampung mengundang Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) Teknokra Unila membahas tentang dinamika kehidupan kampus dan pers mahasiswa, Jumat (14/1/2022). 

UKPM Teknokra Unila sendiri sudah terbentuk sejak 45 tahun lalu, tepatnya disahkan lada tanggal 1 Maret 1977.

Arief Sanjaya selaku Redaktur Daring UKPM Teknokra mengatakan, banyak dinamika yang dirasakan saat aktif sebagai reporter di Pers Mahasiswa. 

"Banyak dinamika yang dirasakan di Teknokra ini, krana memang bergerak di ranah pers ya, banyak isu isu yang kita angkat biasanya ditentang oleh pihak kampus," ujarnya di studi Tribun Lampung

"Seperti saat kita mengangkat diskusi isu Papua beberapa waktu lalu, pihak kampus sempat melarang kami melaksanakan diskusi tersebut karena memang juga pihak pemerintah melarang.”

Baca juga: Dibawa ke Gubuk, Gadis di Lampung Utara Jadi Korban Rudapaksa Pemuda yang Dikenalnya di Facebook

“Sampai sempat isunya pihak BIN juga mengawasi kami," ujar mahasiswa semester empat jurusan Ilmu Komunikasi Unila itu menambahkan.

Dikatakan oleh Arief, dirinya sempat merasa takut, namun hal itu lah yang dianggap menarik bagi dirinya. 

"Sempat merasa takut juga memang, namun ya seperti itu lah dinamika sebagai jurnalis, kita jalani aja dan disitu keseruannya," ujarnya. 

UKPM Teknokra sendiri dalam perkaderannya ada tiga tahapan, yaitu lapis satu itu para pemimpin seperti pemimpin umum dan redaksi, ada lapis dua jajaran redaktur, dan lapis tiga bagian reporter. 

"Perkaderan pertama itu di lapis tiga, sebagai reporter itu magang sekitar lima bulan, jika memang bertahan dan dianggap mampu bisa promosi menjadi reporter tetap ataupun naik ke lapis dua sebagai redaktur," ujar Arief. 

Menurut dirinya, hal yang paling berkesan selama berproses di UKPM Teknokra adalah kebebasan berfikir yang menjadi selogan Teknokra yaitu "Tetap Berfikir Merdeka".

" Ketika kita berproses di Pers Mahasiswa yang kita jaga adalah idealitasnya, berfikir merdeka dan yang pasti lebih banyak relasi dan bertemu orang-orang baru," ujar Arief. 

(Tribunlampung.co.id / Hendra Sahputra)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved