Kota Metro

Stok Langka, Dinas Perdagangan Metro Lampung Segera Panggil Ritel Minyak Goreng 

Dinas Perdagangan Kota Metro akan memanggil distributor atau ritel minyak goreng di wilayah setempat terkait kelangkaan stok.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: soni
Tribun Lampung/ Indra Simanjuntak
Kadis Perdagangan Kota Metro Leo Hutabarat (kanan) 


TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dinas Perdagangan Kota Metro akan memanggil distributor atau ritel minyak goreng di wilayah setempat terkait kelangkaan stok.


"Hasil pendataan kita, dalam beberapa hari terakhir stok minyak goreng kosong dan tidak tersedia di ritel yang ada di Metro. Alasannya itu karena belum datang," tukas Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro Leo Hutabarat, Jumat (4/2/2022). 


Karena itu, pihaknya akan memanggil distributor ritel di wilayah setempat untuk memastikan ketersediaan minyak goreng Rp 14 ribu aman. Pihaknya juga akan melaporkan ke Pemperintah Provinsi Lampung terkait kondisi di Metro.


"Pekan depan kita rencanakan panggil distributor yang ada di Metro. Supaya sama-sama kita bisa cari solusi. Bagaimanapun jualannya kan di sini. Nanti rapat juga kita bersama satgas pangan, biar semua sama-sama tahu," tandasnya. 


Sementara untuk minyak goreng curah di pasar, Leo mengaku, ketersedian masih aman. Namun untuk harga masih belum stabil. Ini dikarenakan stok minyak goreng pedagang yang dipasarkan saat ini adalah stok lama. Dimana para pedagang membeli dengan harga tinggi.

Baca juga: Pedagang Tradisional Minta Pemerintah Dahulukan Pasokan Minyak Goreng


"Pedagang masih jual dengan harga lama, karena menggunakan modal yang lama juga. Memang pemerintah pusat telah mengimbau untuk menjual dengan satu harga. Kita masih berupaya agar semuanya dapat solusi terbaik," tuturnya.


Ia menambahkan, Dinas Perdagangan juga telah mengimbau para pedagang pasar untuk menukarkan stok ke produsen. Sehingga mendapatkan kompensasi minyak satu harga.


"Memang kebanyakan pedagang belum tahu bagaimana proses penukarannya. Dan mungkin juga komunikasi dengan produsen, karena (produsen) enggak di sini, tapi dari luar daerah," tuntasnya. ( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak


 
 

 

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved