Lampung Barat
Berkunjung ke Temiangan Hill, Negeri di Atas Awan Khas Lampung Barat
Sejak dulu, banyak muda-mudi yang kerap mengunjungi Temiangan Hill di Pemangku 2 dan 4, Pekon Trimulyo, Gedung Surian, Lampung Barat.
Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Kiki Novilia
"Kalau ukuran sebenarnya saya kurang paham, tapi kalo gak salah sekitar 5-7 rantai. Satu rantai itu sekitar 20 meter persegi," kata Iswanto.
"Soalnya, sekarang ini sudah mendapat penambahan hibah lahan dari Pemerintah Pekon Trimulyo," sambungnya.
Bahkan, Ketua Pokdarwis yang akrab disapa Anto itu mengaku, pengunjung Temiangan Hill tak jarang berasal dari luar wilayah Lampung Barat.
"Di luar Kabupaten Lampung Barat, di Provinsi Lampung, pada awal tahun 2022 ini pengunjung kebanyakan dari kota Bandar Lampung. Ada juga yang dari luar Lampung, misalnya Palembang, Jakarta, Jawa," sebutnya.
"Mancanegara pun ada. Seingat saya itu dari Prancis, Brazil, Thailand, hingga Afrika," tambah dia.
Kebanyakan yang berkunjung ke Temiangan Hill ialah para dara muda.
Temiangan Hill sendiri berjarak cukup jauh dari Ibukota Lampung Barat Kota Liwa, yakni sekira 70 kilometer atau memakan waktu tempuh sekira 2 jam perjalanan.l menggunakan kendaraan sepeda motor atau mobil.
Sementara jika dari Ibukota Lampung Kota Bandar Lampung, Temiangan Hill berjarak 200 kilometer.
Jika pengunjung dari arah Kota Bandar Lampung, pengunjung dapat mengambil akses dari Kecamatan Way Tenong masuk ke kiri menuju arah Kecamatan Air Hitam, selanjutnya menuju arah Kecamatan Gedung Surian.
Dari Kantor Kecamatan Surian, pengunjung masih harus meneruskan perjalanan sejauh kurang lebih 7,5 kilometer untuk tiba di lokasi wisata yang terletak di Pekon Trimulyo.
Sesampainya di lokasi parkir, pengunjung akan ditawarkan jasa ojek untuk menuju bumi perkemahan Temiangan Hill.
Pasalnya, akses jalan dari lahan parkir menuju bumi perkemahan hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau menaiki kendaraan yang dikhususkan untuk segala medan.
Jasa ojek yang disediakan pengelola wisata Temiangan Hill bernama Gohill menggunakan kendaraan motor trial atau motor yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa untuk menghadapi medan jalan menuju bumi perkemahan.
Lantaran pengunjungnya yang cukup ramai, tak tanggung-tanggung, pihak pengelola mengerahkan pengemudi Gohill sebanyak 17 orang untuk melayani antar jemput pengunjung.
Wisata berjuluk 'Negeri di Atas Awan' ini, Iswanto mengklaim, bukan hanya mengutamakan suguhan pemandangan alam bagi para wisatawan.