Tulangbawang
Kadisdik Tulangbawang Pastikan PTM Diterapkan 50 Persen
Kadisdik Kabupaten Tulangbawang Ristu Ilham, memastikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) diterapkan 50 persen.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Tulangbawang Ristu Ilham, memastikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) diterapkan 50 persen.
"Kita laksanakan 50 persen, teknisnya seperti apa kita serahkan ke sekolah," ungkap Ristu Ilham, Rabu (09/03/2022).
Ristu mengatakan, keputusan PTM terbatas itu dilaksanakan atas izin dari Bupati Winarti.
Hal ini, kata dia, merujuk surat keputusan bersama (SKB) empat Menteri tentang pelaksanaan PTM terbatas.
"Kita kembali lagi ke SKB empat Menteri. Kita dibolehkan untuk kembali sekolah tatap muka. Dan di Tulangbawang ini Bupati juga sudah mengizinkan," papar Ristu.
Sementara, dalam pelaksanaannya, PTM terbatas di Tulangbawang teknis pelaksanaannya berbeda-beda antara sekolah satu dengan lainnya.
SMP Negeri 2 Menggala misalnya, PTM dilakukan dengan pola terbatas 50 persen dibagi dua kelompok siswa.
Kepala SMP 2 Menggala, Eliyanti, mengatakan, di sekolahnya PTM terbatas dilaksanakan sepekan sekali untuk setiap kelompok.
Ketika kelompok pertama melaksanakan PTM di sekolah, maka kelompok lainnya melaksanakan pembelajaran secara virtual.
"Jadi untuk pekan ini untuk kelompok pertama sekolah tatap muka terbatas, kemudian pekan depan kelompok kedua. Metode yang kita lakukan yakni sepekan PTM di sekolah, sepekan sekolay daring dari rumah," ungkap Eliyanti, Rabu siang.
Lain halnya di SMP 3 Banjar Baru yang menerapkan PTM terbatas dengan pola tiga hari sekali untuk setiap kelompok.
Kepala SMP 3 Banjar Baru, Sidiq, mengatakan, pola PTM tiga hari sekali ini diterapkan untuk menghindari kejenuhan siswa karena terlalu lama jarak pembelajaran daring dan PTM di sekolah.
"Jadi pola kita tiga hari PTM di sekolah, kemudian tiga hari berikutnya pembelajaran daring untuk setiap kelompoknya. Supaya nggak terlalu lama siswa biar nggak jenuh," tandas Sidiq.
Sebelumnya diberitakan, Pemkab Tulangbawang kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah tingkat SD dan SMP di wilayah setempat.
Hal itu disampaikan langsung Bupati Tulangbawang Winarti, dihadapan masyarakat saat menyampaikan sambutan ketika roadshow di Kecamatan Penawar Tama, Rabu (09/03/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kadisdik-tulangbawang-pastikan-ptm-diterapkan-50-persen.jpg)