Bandar Lampung
Pemprov Lampung Upayakan MCP Renaksi Tahun Depan Lebih Baik Lagi
Pemprov Lampung mengupayakan monitoring center for prevention (MCP) atau renaksi (rencana aksi) KPK yang melampaui rata-rata nasional ini ke depannya.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemprov Lampung mengupayakan monitoring center for prevention (MCP) atau renaksi (rencana aksi) KPK yang melampaui rata-rata nasional ini ke depannya bisa lebih baik lagi.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto kepada awak media di Ruang Sakai Sambayan Pemprov Lampung, Rabu (23/3/2022).
Fahrizal mengatakan perbaikan sistem diperlukan proses agar capaian MCP ke depannya bisa lebih baik lagi
"Supaya progres MCP ini bisa lebih baik dan terinformasi kepada masyarakat pihaknya akan menggarap rencana publikasi bersama," terangnya.
"Lalu melakukan edukasi publik, tentang membangun integritas yang dimulai anak sekolah sampai dengan dunia usaha dan media juga bersama memahami integritas," imbuhnya.
Baca juga: Pemprov Lampung Kejar Vaksinasi Booster Bagi Masyarakat
Baca juga: 1 Pasien Covid-19 Tanggamus Lampung Meninggal Dunia
Adapun indeks capaian MCP yakni perencanaan dan penganggaran APBD mencapai 99,1 persen, Pengadaan Barang dan Jasa 90,6 persen.
Perizinan 93,5 persen, Pengawasan APIP 94 persen, Manajemen ASN 89,9 persen, Optimalisasi Pajak Daerah 85 persen, dan Manajemen Aset Daerah 86,5 persen.
"Pada hari ini juga sekaligus perkenalan dengan Andy Purwana yang menggantikan Nana Mulyana sebagai Kasatgas Korsupgah Korupsi Wilayah II KPK," kata Fahrizal
Lanjutnya, pergantian ini ada alih tugas.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Korupsi Wilayah II KPK mengapreasiasi bahwa monitoring center for prevention (MCP) atau renaksi (rencana aksi) melampaui rata-rata nasional.
Hal tersebut disampaikan oleh Kasatgas Korsupgah Korupsi Wilayah II KPK Andy Purwana.
Jadi untuk MCP di Lampung itu sudah mencapai 84 persen dari 16 Pemda di Lampung atau sudah melampaui rata-rata nasional.
Baca juga: BPJS Kes Metro Lampung Pastikan Peserta Bisa Pindah Kelas ke Program UHC
Baca juga: Satresnarkoba Polres Tulangbawang Ciduk Bandar Sabu di Unit Dua
Kalau yang bagus itu 100 persen, tapi pada 2021 tahun lalu bahwa MCP Lampung baru 84 persen.
"Capaian ini termasuk bagus karena masuk area hijau, sedangkan rata-rata nasional itu diangka 71 persen," kata Andy.
( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pemprov-Lampung-upayakan-MCP-Renaksi-bisa-lebih-baik-lagi.jpg)