Lampung Barat

Viral Petani di Lampung Barat Buang 1,5 Ton Tomat, Begini Kata Dinas TPH

Buah tomat yang diperkirakan mencapai 1,5 ton itu dibuang di pinggir jalan lantaran tidak laku. Pasalnya, harga tomat anjlok hingga menyentuh Rp 500 p

Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani
Kepala Dinas TPH Lampung Barat Nata Djudin Amran. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Lampung Barat turut mengomentari aksi petani membuang 30 peti tomat yang sempat viral.

Peristiwa itu terjadi di Pekon Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat.

Dalam video yang beredar, tomat-tomat yang dibuang tersebut dipunguti oleh ibu-ibu.

Diketahui, aksi itu dilakukan oleh seorang pengepul sayuran bernama Marwan.

Buah tomat yang diperkirakan mencapai 1,5 ton itu dibuang di pinggir jalan lantaran tidak laku.

Baca juga: Kisah di Balik Aksi Viral Petani di Lampung Barat Buang 1,5 Ton Tomat

Pasalnya, harga tomat anjlok hingga menyentuh Rp 500 per kilogram.

Kejadian itu turut mengundang reaksi dari Kepala Dinas TPH Lampung Barat Nata Djudin Amran.

Nata menyayangkan aksi yang dilakukan sang pengepul.

Menurutnya, tidak bijak jika membuang tomat begitu saja.

"Sebenarnya saya sangat prihatin karena untuk bisa menghasilkan 30 peti tomat itu perlu biaya. Di samping biaya juga perlu waktu," kata Nata, Selasa (29/3/2022). 

"Terlebih di tengah kondisi ekonomi kita yang sedang dalam masa sulit ini," sambungnya.

Kondisi anjloknya harga itu memang kerap terjadi di kalangan petani.

Pasalnya, soal naik turunnya harga, tergantung dari permintaan dan penawaran pasar.

Ia menilai, kondisi ekonomi saat ini sedang dalam masa sulit sehingga menurunkan daya beli masyarakat.

"Gambaran dari kondisi ekonomi yang sulit itu terlihat dari kejadian yang viral akhir-akhir ini," ujar Nata.

Baca juga: Sudah 3 Bulan, Harga Tomat di Talang Padang Lampung Masih Rp 12 Ribu

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved