Metro

Wahdi Pantau Penanganan Sampah di Pusat Daur Ulang Rejomulyo Metro 

Wali Kota Wahdi memantau kesiapan penanganan sampah dengan pihak swasta terkait kerja sama penanggulangan sampah Kota Metro di pusat daur ulang (PDU)

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: soni
tribun lampung / Indra Simanjuntak
Wali Kota Wahdi tinjau PDU Rejomulyo 

  

Tribunlampung.co.id, Metro Wali Kota Wahdi memantau kesiapan penanganan sampah dengan pihak swasta terkait kerja sama penanggulangan sampah Kota Metro di pusat daur ulang (PDU) Rejomulyo, Metro Selatan.

"Tujuan kita menjadikan Kota Metro menjadi bersih menuju kota Zero Waste yakni gaya hidup meminimalisir sampah untuk mengurangi penggunaan benda-benda sekali pakai," imbuhnya, Jumat (8/4/2022).

Wahdi mengatakan, menurut riset manusia merupakan penghasil sampah terbesar dalam hidupnya karena menghasilkan sebanyak 5 sampai dengan 7 Kg per hari. Karena itu harus disikapi dengan merubah perilaku akan kesadaran tidak membuang sampah sembarangan, melainkan diolah sebaik mungkin.

“Saya menginginkan betul kerjasama yang akan dilakukan untuk menangani sampah ini dapat direalisasikan sebaik-baiknya. Sesuai dengan cita-cita membangun dunia tanpa sampah yang dimulai dari Metro, kita berkomitmen untuk zero waste," tandasnya. 

Sementara Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro Yeri Nur Kartiko menerangkan, PDU Rejomulyo dibangun pada tahun 2021 melalui bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dengan kapasitas 10 ton perhari mampu menangani sampah organik dan anorganik. 

Baca juga: Sampah yang Dibuang di Jalan Sudirman Kotabumi Lampung Utara Viral di Medsos

"Sampah organik dijadikan kompos dan sampah anorganik dicacah atau dipres. Di sini juga dijadikan pusat pelatihan dan pendidikan pengolahan sampah," tuntasnya. 

Diketahui, komitmen Zero Waste yaitu gaya hidup meminimalisir sampah berangkat dari kesadaran untuk mengurangi penggunaan benda-benda sekali pakai yang melahirkan metode 5R (Refuse, Reuse, Reduce, Recycle, and Repair). Dimana terbukti mampu menciptakan iklim perekonomian berkelanjutan dan mengurangi dampak buruk pada lingkungan.  ( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved