Ramadan 2022

6 Manfaat Melaksanakan Puasa Ramadan, di Antaranya Meninggikan Derajat

Berikut kita simak beberapa manfaat melaksanakan puasa di bulan Ramadan. Bulan ramadan adalah bulan yang ditakdirkan jadi bulan banyak manfaat.

Penulis: Resky Mertarega S | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / Resky Mertarega S
Ahmad Luviadi selaku Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Lampung. Berikut kita simak beberapa manfaat melaksanakan puasa di bulan Ramadan. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Berikut kita simak beberapa manfaat melaksanakan puasa di bulan Ramadan.

Bulan ramadan adalah bulan yang telah Allah takdirkan menjadi bulan yang memiliki banyak manfaat dan keutamaan, setiap orang yang berpuasa dengan sungguh sungguh karena Allah,insya allah pasti akan mendapatkanya.

Di antara manfaatnya orang yang berpuasa yaitu meninggikan derajat ( rof’u darojat), menghapus kesalahan (takfir al-khathi’at), mengendalikan syahwat (kasru al-syahawat), memperbanyak sedekah (taktsir al-shadaqat), mencegah keinginan untuk bermaksiat dan meminimalisir perselisihan (al-Inzijar ‘an khawathir wa al-mukhalafat).

Ahmad Luviadi selaku Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Lampung menjelaskan bahwa ada beberapa manfaat melaksanakan puasa diantaranya yaitu Allah tinggikan derajatnya.

Meninggikan derajat (rof’u darojat)

Pada bulan ramadhan sebagaimana sabda rosulullah saw,  “Tatkala Ramadan telah tiba, dibukakanlah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan setan pun dibelenggu”. (H.R. Muslim).

Baca juga: Jadwal Imsak dan Berbuka Puasa Ramadan Wilayah Bandar Lampung, Rabu 13 April 2022

Baca juga: Berikut Bacaan Zikir yang Bisa Diamalkan saat Menanti Waktu Berbuka Puasa

Riwayat yang lain, “Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang disebut al-Rayyan, di mana disediakan untuk mereka yang berpuasa.

Barang siapa yang termasuk orang yang berpuasa maka ia akan masuk darinya (pintu al-rayyan), serta siapa yang memasukinya, ia tidak akan haus selamanya” (H.R. Ahmad).

"Dalam hadits lain juga dijelaskan bahwa puasa adalah ibadah yang spesial, karena puasa itu ibadah yang pahalanya langsung Allah yang memberikan balasannya," jelas Luviadi, Senin, (11/4/2022).

Penjelasan secara tekstual,dibukanya pintu surga,ditutupnya pintu neraka, dan belenggunya syaitan,hal itu mengisyaratkan memang demikian adanya.

Berbeda halnya jika dilihat secara kontekstual, kewajiban puasa ramadan beserta segala keutamaannya mengisyaratkan bagi orang yang berpuasa untuk memperbanyak ketaatan (taktsir al-tha’at).

Artinya, dengan dibukanya pintu surga merupakan bentuk targhib (motivasi atau dorongan) untuk memperbanyak ibadah, misalnya berdzikir, tadarusan, shalat tahajud,shodaqoh, dan sebagainya.

Demikian halnya, ditutupnya pintu neraka (taghliq abwab al-nar) dan terbelenggunya setan, maka Syekh Izzuddin mempersepsikannya sebagai bentuk pengurangan maksiat (qillah al-ma’ashy).

Baca juga: Berikut Bacaan Doa Niat Mandi Wajib Setelah Haid bagi Wanita dan Tata Caranya

Baca juga: Bacaan Doa saat Menunaikan Kewajiban Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

Sudah tentu orang yang berpuasa akan berlomba lomba ingin masuk kedalam syurga, dengan memperbanyak amal sholih dibulan ramadan, dengan memperbanyak ketaatan kepada Allah itulah derajat kita akan menjadi tinggi di  sisi Allah swt. 

Demikian halnya sebaliknya, tidak patut, dan tidak etis bagi orang yang berpuasa jika sudah diberikan bulan ramadan yang penuh kemuliaan masih berbuat kemaksiatan dan enggan mengerjakan kebaikan serta enggan memperbanyak ibadah. Na’udzubillah min dzalik.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved