Lampung Selatan
Mobil Sedan Tertabrak Kereta Babaranjang di Lampung Selatan, Terseret hingga 15 Meter
Sebuah mobil Corola DX tertabrak Kereta Api Babaranjang dan terseret belasan meter di wilayah Kecamatan Natar, Lampung Selatan pada Jumat (15/4/2022)
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan – Sebuah mobil Corola DX tertabrak Kereta Api Babaranjang dan terseret belasan meter di wilayah Kecamatan Natar, Lampung Selatan pada Jumat (15/4/2022) kemarin.
Sang pengemudi mobil yang diketahui bernama Warsito (47), warga Desa Merak Batin, Natar harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka.
Kecelakaan mobil tertabrak kereta tersebut terjadi di perlintasan tanpa palang pintu KM 26+7/8 antara PJ Stasiun Gedung Ratu – Stasiun Rejosari PTPLB No 05 di desa Merak Batin.
Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang Jaka Jakarsih mengatakan, pengemudi mobil mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.
"Setelah kejadian korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Medika Natar untuk mendapatkan perawatan," kata Jaka, pada Sabtu (16/4/2022).
Baca juga: Warga Kaliawi Bandar Lampung Temukan Buaya di Sungai yang Dekat dengan Pemukiman
Baca juga: Sempat Sandera Bocah, Pelaku Perampokan di Lampung Timur Meninggal Didor
Dikatakan Jaka, kecelakaan terjadi ketika Kereta Api Babaranjang 3058A melaju dari arah Tanjungkarang menuju Kotabumi.
Ketika sampai di lokasi perlintasan tanpa palang pintu yang jadi lokasi kejadian, tiba-tiba mobil Corola DX melintas.
"Masinis telah membunyikan klakson dengan keras. Tiba-tiba kendaraan roda empat jenis minibus Corola DX yang dikendarai oleh korban dari arah Timur hendak ke Barat melintas," ucap Jaka.
Mobil Corola DX yang dikemudikan korban terseret sejauh 15 meter. Warga lalu membantu mengevakuasi korban, dan membawanya ke rumah sakit.
(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)