Bisnis
Rental Mobil di Bandar Lampung Banjir Orderan
Bisnis rental mobil di Bandar Lampung mulai bergairah. Pada musim mudik tahun ini, banyak mobil rental di Bandar Lampung sudah disewa.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Gustina Asmara
Yusuf optimistis, selanjutnya mobil-mobil akan kembali banyak disewa. Tidak seperti tahun lalu, penyewaan mobil sangat sepi.
Untuk penyewaan mobil mudik Lebaran, Yusuf menerapkan sistem paket penyewaan 10 hari.
Tarifnya Rp 4 juta-Rp 10 juta. Kalau mau tambah hari melebihi paket tarifnya ditambah Rp 250-Rp 300 ribu per hari.
"Tarif tersebut adalah tarif tanpa sopir. Kalau mau dengan supir, harus membayar sopirnya Rp 300 Ribu-Rp 350 ribu per hari jika penyewaan mobilnya mengikuti paket. Tapi kalau tambah hari melebihi paket penyewaan, setelah lewat hari dalam paket penyewaan tarif sopirnya Rp 150 ribu-Rp 200 ribu per hari," kata dia.
Owner BMR Rent Car Hendro juga mengatakan, untuk H-5 sampai H+5 Lebaran, mobil di rentalnya sudah habis disewa.
Mobil-mobil itu adalah Innova, Avanza, Jazz, dan Hiace. Kebanyakan menyewa untuk mudik ke Jawa.
Sementara Owner Gatsu90 Danar mengatakan, pemesanan mobil rental di tempatnya masih sepi.
Meski begitu, ia optimistis, pemesanan akan ramai sebab sudah dua tahun masyarakat tidak dibolehkan mudik Lebaran
Penyedia Jasa Rental PT Srikandi Makmur mengungkapkan, pihaknya menyiapkan 68 unit mobil untuk pelayanan rental mudik Lebaran. Mulai dari mobil untuk acara dinas, pesta, pernikahan, wisata hingga sewa pribadi.
Diantaranya, Innova reborn 15 unit, Pajero All new 5 unit, Fortuner VRZ 5 unit, Hiace 5 unit, Avanza 10 unit, Double Cabin 10 Unit, Alphard 7 unit, Bus Wisata 15 unit, Sedan Camry 5 unit, sedan Mercy 5 unit.
Agung mengungkapkan biasanya, rute yang sering kali dipesan oleh penumpang yakni ke pulau Jawa. Baik ke Bandung, Jakarta dan sekitarnya.
Sementara di Sumatera, paling banyak menuju Palembang.
Untuk tarif, PT Srikandi cukup fleksibel. Bisa non-driver atau lepas kunci bisa juga dengan all in driver+BBM.
"Kalo lepas kunci biasanya per hari, Rp 500 ribu. Kalaupun ada kenaikan naik sedikit," kata dia
Agung mengakui selama pandemi yang sudah dua tahun lebih ini, usaha jasa rental mobil sangat merosot. Dampak kesulitan ekonomi membuat jasa rental mobil juga ikut lesu.(jelita dini kinanti/kiki adipratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/rental-mobil_20150802_111813.jpg)