Lampung Tengah
Gara-gara Suntik Silikon, Dada Wanita Asal Lampung Tengah Alami Pembusukan
Seorang wanita asal Kecamatan Seputih Agung, Lampung dilaporkan menjadi korban malpraktik salon kecantikan.
Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Seorang wanita asal Kecamatan Seputih Agung, Lampung dilaporkan menjadi korban malapraktik salon kecantikan.
Nasib nahas yang dialami Netty Handayani (38) ini terjadi lantaran memasang silikon kepada Khamim Khadafa alias Dafa (30) warga Kampung Adijaya, Kecamatan Terbanggi Besar.
Hal ini membuatnya mengalami pembusukan di bagian dada.
Adapun kronologinya bermula saat Netty datang salon kecantikan milik Dafa pada 26 Februari 2022.
Ia memantapkan diri memasang silikon di bagian dada.
Baca juga: Sepi Pembeli, Pedagang di Bandar Lampung Tak Berani Stok Banyak Minyak Goreng
Baca juga: Anak Muda NasDem Lampung Bagikan Seribu Paket Sembako di Bumi Waras dan Telukbetung
Namun, beberapa hari setelahnya, korban mengalami iritasi dan pembusukan.
Manafi, adik korban mengatakan, kakaknya sempat meminta dilakukan perawatan berjalan.
"Tanggal 3 Maret lalu kakak saya minta dirawat oleh perawat dari rumah sakit di Lampung Tengah, namun itu tidak berhasil, dan (efek sampingnya) semakin parah," kata Manafi, Rabu (20/4/2022).
Karena kondisi Netty semakin memperihatinkan, lalu keluarga merujuk Netty untuk dirawat di Rumah Sakit Harapan Bunda selama sembilan hari.
"Di Rumah Sakit Harapan Bunda, kakak saya diminta untuk melakukan operasi. Namun karena dokter bilang operasi itu berisiko tinggi, kakak saya tidak berani, dan kembali memilih untuk dirawat di rumah saja," jelasnya.
Karena mengalami dugaan malapraktik, pihak keluarga akhirnya melaporkan peristiwa itu kepada Satreskrim Polres Lampung Tengah.
Setelah mendapat laporan korban atas dugaan malapraktik yang dialami Netty, Satreskrim Polres Lamteng lalu melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku.
Baca juga: Lagi Kecelakaan Terjadi di Persimpangan Jalan Ade Irma Suryani Bandar Lampung
Baca juga: Jelang Mudik Lebaran 2022, Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Alami Peningkatan
Modus pelaku, kata Doffie, dengan sengaja melakukan penyuntikan silikon cair ke bagian tubuh korban, padahal yang bersangkutan tak memiliki keahlian khusus.
"Modus pelaku seolah-olah mempunyai keahlian dokter kecantikan melakukan suntikan silikon cair di dada korban," kata AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya.
Akibat tindakan pelaku, kata Kapolres, korban harus mengalami kerusakan di bagian dada hingga mencapai pembuluh darahnya.