Pringsewu

Pejabat di Pringsewu Teken Pakta Integritas Aset, Bupati Sujadi Beri Pesan

pada tahun anggaran 2021 kemarin Pemkab Pringsewu menempati urutan ke-33 nasional untuk pencapaian Monitoring Centre for Prevention (MCP).

Dok Pemkab Pringsewu
Pejabat di Pringsewu menandatangani pakta integritas aset di Aula Sekretariat Pemkab Pringsewu, Senin (25/4/2022). 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu meneken pakta integritas aset di Aula Sekretariat Pemkab Pringsewu, Senin (25/4/2022).

Pejabat yang ikut menandatangani mulai dari Bupati Sujadi hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Pakta integritas aset sebagai upaya menertibkan aset milik Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Sujadi berpesan supaya lebih hati-hati terkait masalah aset ini.

Sujadi menceritakan, pada tahun anggaran 2021 kemarin Pemkab Pringsewu menempati urutan ke-33 nasional untuk pencapaian Monitoring Centre for Prevention (MCP).

Baca juga: Pelajar SMA Xaverius Pringsewu Lampung Berbagi Takjil, Wujud Karakter Pancasila

Sedangkan di Provinsi Lampung, Pemkab Pringsewu berada di urutan kedua.

MCP sebagai monitoring capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (korsupgah).

KPK RI melaksanakan MCP kepada pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

"Penilaian Manajemen Aset Daerah, Pringsewu menempati urutan pertama se-Provinsi Lampung dengan nilai 91,77," ujar Sujadi.

Terbaru, lanjut dia, Pemkab Pringsewu juga menerima dua penghargaan sekaligus dari BPKP RI.

Masing-masing atas prestasi dan pencapaian Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Level 3. Serta prestasi dan pencapaian Manajemen Resiko Indeks Level 3.

Kepala BPKAD Kabupaten Pringsewu Arif Nugroho menambahkan, penandatanganan Pakta Integritas Aset berdasar pada Permendagri No 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Kemudian Perda Kabupaten Pringsewu No 9 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, serta MCP KPK RI atas Pengelolaan Aset Daerah.

Dia mengatakan, setelah penandatanganan Pakta Integritas Aset, akan ditindaklanjuti penandatanganan oleh pejabat administrator dan pejabat pengawas.

Juga pejabat fungsional dan staf yang menggunakan aset daerah. Baik itu aset bergerak maupun tidak bergerak.

Arif mengungkapkan, aset bergerak Pemkab Pringsewu sebanyak 955 unit kendaraan dinas. Terdiri dari kendaraan roda dua, tiga dan empat.

Aset tidak bergerak berupa tanah berjumlah 818 bidang. Rincinya, 622 bidang tanah bersertifikat dan 196 bidang belum bersertifikat. ( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved