Mudik Lebaran 2022

Update Merak-Bakauheni, Antrean Panjang Kendaraan Sempat Mengular di Dermaga Eksekutif Bakauheni

Sepekan jelang mudik lebaran 2022, arus penyeberangan di pelabuhan Bakauheni mulai terlihat mengalami peningkatan.

Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Ilustrasi - Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni. Sepekan jelang mudik lebaran 2022, arus penyeberangan di pelabuhan Bakauheni mulai terlihat mengalami peningkatan. Antrean kendaraan sempat terjadi di dermaga eksekutif Bakauheni. 

Meski begitu, Genderal Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Lampung Selatan Suharto mengatakan, trafik penumpangnya belum terjadi peningkatan.

"Data pada H-10 hingga H-9 Lebaran tercatat baru 48.000 orang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa. Diikuti roda 2 sebanyak 481 unit, kendaraan R4 pribadi sebanyak 5.343 unit, bus sebanyak 632 unit, truk logistik sebanyak 5.838 unit," kata Suharto, pada Senin (25/4/2022)

"Jika melihat data diatas selama H-10 hingga H-9 Lebaran, pergerakan penumpang dan kendaraan dari Sumatera ke Jawa relatif normal, bahkan masih sepi bila dibandingkan dengan Merak menuju Bakauheni," jelasnya.

Suharto mengimbau, masyarakat tetap mengatur perjalanan sedini mungkin dengan melakukan reservasi mandiri melalui aplikasi Ferizy.

Selain itu, ia mengimbau kepada para pemudik untuk selalu menjaga kesehatan dan kendaraan tetap prima, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dan tetap mewaspadai potensi cuaca buruk.

"Tentu menjadi harapan seluruh pihak bahwa perjalanan mudik dengan kapal ferry tahun ini dapat berjalan lancar, aman, sehat dan selamat.

Dibutuhkan kerjasama seluruh pengguna jasa untuk dapat mengikuti aturan dan prasyarat perjalanan yang telah ditetapkan," katanya

"Kami juga mohon pengertian pengguna jasa, agar tetap bersabar dan disiplin dalam mengatur waktu perjalanan karena menjelang puncak arus mudik, volume pemudik dan kendaraan terus meningkat.

Khususnya pada malam hingga dini hari sehingga berdampak pada antrian saat akan menuju ke kapal," ujarnya

Suharto mengatakan potensi peningkatan trafik penumpang dan kendaraan pada periode Lebaran tahun ini dikarenakan tidak adanya pemberlakuan larangan mudik, dan penghapusan hari libur cuti bersama.

"ASDP elah melakukan antisipasi dengan memaksimalkan kapasitas, baik kapal dan terminal pelabuhan. Diprediksikan, puncak arus mudik pada tanggal 29 dan 30 April 2022 (H-3 dan H-2), dan prediksi arus balik pada tanggal 7 dan 8 Mei 2022 (H+4 dan H+5)," ujarnya

"Pada periode layanan Angkutan Lebaran ni, ASDP juga menerapkan proses screening (stopper) di sejumlah titik akses jalan menuju pelabuhan yang berperan untuk memastikan bahwa pengguna jasa sudah memiliki tiket. Dengan demikian, penumpukan kendaraan di area toll gate pelabuhan dapat dihindari," katanya

"Sejumlah lokasi yang menjadi lokasi screening diantaranya, wilayah Merak berada di rest area KM 43, exit tol Merak, dan jalur Cikuasa Atas. Sedangkan untuk di Bakauheni tersedia di rest area KM 20 Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung," jelasnya

Suharto mengatakan untuk kelancaran operasional dan layanan selama periode angkutan lebaran, pihaknya juga memastikan kesiapan petugas dan peralatan pendukung serta penerapan protokol kesehatan secara ketat baik di kapal dan pelabuhan.

"Kami telah mengantisipasi bahwa penyelenggaraan mudik Lebaran tahun ini potensi lonjakan penumpang dan kendaraan relatif tinggi.

Namun, kami harap masyarakat tetap mengikuti aturan sebaik-baiknya terkait vaksinasi dan booster serta tidak mengabaikan protokol kesehatan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved