Pringsewu
Terbelit Pinjol Wanita Kenakan Busana Tertutup Cari Sumbangan, Warga Jadi Resah
Warga Kabupaten Pringsewu, Lampung resah dengan sosok misterius berbusana tertutup, bercadar dan berkaca mata hitam mencari sumbangan ke rumah-rumah.
Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Terbelit pinjaman online (pinjol), seorang wanita nekat mengenakan busana tertutup warna putih dan keliling ke rumah-rumah untuk mendapatkan sumbangan.
Aksi wanita yang bermasalah dengan pinjaman online ini bukannya menarik simpatik warga, sebaliknya membuat resah.
Karena masyarakat khawatir sosok yang berbusana tertutup ini membahayakan. Karena penampilannya yang misterius.
Selain berpakaian serba putih, wanita ini juga mengenakan cadar dan kacamata hitam. Sehingga identitasnya sulit dikenali.
Atas keresahan itu, aparat dari Polres Pringsewu Polda Lampung langsung mengamankan wanita yang belakangan diketahui berinisial NH (43) warga Pekon Bandung Baru, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung.
Baca juga: Satgas Pangan Polres Pringsewu dan Puskesmas Mulai Pantau Ternak Sapi Cegah PMK
Baca juga: Balita Nyaris Tertimpa Rumah Ambruk di Pringsewu Lampung, Alhamdulillah Selamat
Kepala Polres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi mengakui bila orang tersebut sempat membuat resah masyarakat. Baik yang melihat langsung atau yang melihat lewat media sosial hingga viral.
Sebab orang tersebut memakai pakaian serba tertutup berwarna putih, bercadar, dan memakai kaca mata hitam.
Aktivitasnya berjalan kaki keliling sambil minta sumbangan kepada masyarakat dari rumah ke rumah.
Meski tidak melakukan pemaksaan saat meminta bantuan, namun tindakan orang tersebut membuat resah.
Sebab mereka khawatir jika orang tersebut berbuat jahat.
Akhirnya setelah diamankan, seorang wanita, berinisial NH (43).
"Yang bersangkutan sudah berhasil diamankan dan sudah dalam proses interview di Mapolres, Pringsewu," jelas AKBP Rio Cahyowidi, Minggu (15/5/2022) kemarin.
Ia menambahkan, NH diamankan saat sedang berada di wilayah Kecamatan Sukoharjo sekira pukul 10.00 WIB siang.
Setelah dilakukan interogasi dan didampingi pihak keluarga serta aparat pekon, ternyata NH meminta-minta sumbangan ke warga lantaran depresi.
Baca juga: Berjudi saat Bulan Puasa, Empat Warga Pringsewu Lampung Diciduk Polisi
Baca juga: 693 Personel Gabungan Amankan Pilkakon Serentak di Pringsewu
Perempuan tersebut terlilit utang puluhan juta rupiah dari sejumlah aplikasi pinjaman online.
"Kegiatan meminta sumbangan tersebut telah dilakukan dalam kurun waktu satu tahun terakhir, dan dipergunakan untuk membayar utang dari 11 aplikasi pinjaman online yang mencapai Rp 39 juta," jelas Rio.
Lantaran tidak memiliki pekerjaan, NH nekat mendatangi rumah rumah warga untuk meminta sumbangan.
"Dalam aksinya tersebut, NH tidak melakukan suatu tindak pidana namun hanya meresahkan karena berpakaian pakaian tertutup, bercadar, dan memakai kacamata," ujar Rio.
Ia menambahkan, atas tindakannya, NH juga sudah membuat video pernyataan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Lampung dan Kabupaten Pringsewu dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
"Tindak lanjut yang kami lakukan mengundang pihak keluarga dan aparat Pekon untuk bersama sama menjaga NH untuk tidak kembali melakukan aktivitas yang meresahkan warga," kata Rio.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak resah dan takut apabila ada kejadian serupa dan meminta untuk segera melapor kepada aparat kepolisian terdekat.
(tribunlampung.co.id/tri yulianto)