Tanggamus

Pemkab Tanggamus Salurkan Bantuan Sembako untuk 15 Ibu Hamil

Pemkab Tanggamus menyalurkan bantuan untuk 15 ibu hamil berupa sembako yang terdiri dari beras, susu, minyak, gula, dan telor di Kelurahan Baros.

Penulis: Nanda Yustizar Ramdani | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Dinas Kominfo Tanggamus 
Bupati Tanggamus Dewi Handajani saat menyampaikan sambutannya. Pemkab Tanggamus salurkan bantuan bagi 15 ibu hamil. 

Tribunlampung.co.id, Tanggamus - Pemkab Tanggamus menyalurkan bantuan untuk 15 ibu hamil berupa sembako yang terdiri dari beras, susu, minyak, gula, dan telor di Kelurahan Baros, Kota Agung, Tanggamus pada Selasa (24/5/2022).

Penyaluran bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tanggamus Dewi Handajani.

Kegiatan tersebut merupakan satu di antara upaya Pemkab Tanggamus dalam menangani kasus stunting di Tanggamus.

"Saya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini karena sangat membantu dan meringankan beban masyarakat akibat pandemi covid-19 sehingga daya beli masyarakat menurun," kata Dewi.

"Semoga kegiatan ini menjadi kepedulian kita bersama dan permasalah stunting ini juga menjadi pekerjaan rumah kita bersama tidak hanya pemerintah daerah," imbuhnya. 

Baca juga: Bupati Dewi Handajani: Warga Tanggamus Tak Pakai Masker Takkan Disanksi

Baca juga: 158 Calhaj Tanggamus Ikut Manasik Haji

Penanganan kasus stunting, menurut dia, harus menjadi usaha kolaboratif antara Pemkab Tanggamus dengan masyarakat.

Dewi menegaskan, jangan sampai anak-anak di Tanggamus mengalami stunting lantaran tidak adanya kolaborasi yang baik antara Pemkab Tanggamus dengan masyarakat.

Sebab, tingkat stunting di suatu daerah juga menjadi indikator kemajuan suatu bangsa dan negara.

"Untuk kemajuan suatu bangsa dan negara, salah satu faktor pemicu utamanya adalah ketersedian dan keberadaan sumber daya manusia yang berkualitas, sehat, dan memiliki produktivitas yang baik, serta memiliki kecakapan secara paripurna," jelas Dewi.

"Hal itu menjadi kepedulian kita dan harus kita mulai bersama-sama sejak seribu hari kehidupan bayi," tambahnya.

Demi menekan angka stunting di Kabupaten Tanggamus, Pemkab Tanggamus juga memiliki program yang saat ini sedang berjalan.

"Salah satu program pemerintah daerah dalam menekan stunting giji buruk, yakni dengan menyediakan fasilitas USG gratis di setiap puskesmas rawat inap," ungkap Dewi.

"Di mana dengan fasilitas ini, ibu-ibu hamil bisa memantau secara rutin bayi dalam kandungannya dan bisa terdeteksi apabila terdapat gejala stunting dalam kandungannya," sambungnya.

Rencananya, program tersebut akan dilaksanakan di setiap kelurahan dan pekon yang ada di Kabupaten Tanggamus.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Camat Kota Agung Erlan Deni Saputra dan Lurah Baros Adi Saputra.

(Tribunlampung.co.id/Nanda Yustizar Ramdani)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved