Lampung Selatan

Tangis Keluarga, Sambut 2 Bocah Ditemukan Bingung di Kapal Merak Bakauheni

KSKP Bakauheni mengantarkan pulang dua bocah yang kabur dari Pondok Pesantren di Rangkas Bitung, Serang, Banten.

Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
KSKP Bakauheni mengantarkan pulang dua bocah yang kabur dari pondok pesantren (Ponpes) di Rangkas Bitung, Serang, Banten. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan-Wujudkan jiwaku penolong, peribahasa itulah yang pantas disematkan kepada pihak kepolisian di KSKP Bakauheni.

Sebab, KSKP Bakauheni telah mengantarkan pulang dua bocah yang kabur dari Pondok Pesantren (Ponpes) El Rabani, Rangkas Bitung, Serang, Banten.

Kedua bocah yang dihantar KSKP Bakauheni tersebut merupakan kakak beradik bernama Reyhan (10) dan Imam (7).

Kepala KSKP Bakauheni AKP Ridho Rafika mengatakan pihaknya telah mengantar kedua bocah tersebut ke rumahnya.

"Hari ini keduanya kita antar pulang ke rumahnya," kata Ridho, Minggu (29/5/2022).

Baca juga: Rumah dan Masjid Rusak Disapu Puting Beliung, BPBD Lampung Selatan Bantu Korban

Baca juga: Dua Kades di Lampung Selatan Bakal Mengundurkan Diri, Pilih Jadi ASN Guru

Kedua bocah tersebut diantar oleh Bripda Putra Souka Satria dan Bripka Rio Kusbiantoro dari KSKP Bakauheni, sekitar pukul 13.00 wib.

Kedatangan kedua bocah tersebut disambut tangis dan haru oleh tetangga dan juga keluarga.

Bripda Putra Souka Satria mengatakan pihaknya telah mengantarkan kedua bocah tersebut pulang ke rumahnya.

Souka menceritakan terkait kedatangan kedua bocah tersebut di KSKP Bakauheni

"Pada 28 Mei 2022 datang ke polsek KSKP Bakauheni Pak Andi, dari KMP Nusantara. Dia membawa dua orang anak laki-laki, bernama Reyhan (10) dan juga Imam (7). Setelah ditanya-tanya memang kedua anak ini si Imam dan si Reyhan posisinya di atas kapal itu juga sedang kebingungan," katanya

"Saat ditanya-tanya oleh pihak kapal, mereka mengaku kabur dari Pondok Pesantren di daerah Rangkas Bitung," ujarnya

Souka mengatakan dari pihak kapal kemudian membawa kedua anak ke KSKP Bakauheni.

"Upaya yang kita lakukan mula-mulanya kita tanyakan terlebih dahulu. Atas nama siapa. Kampung halamannya dimana. Terus tanya alasannya kenapa pulang ke Lampung," katanya

"Kalau alasan dari kedua bocah itu mereka kangen dengan orangtuanya. Karena selama ini mereka tinggal di ponpes di daerah Rangkas. Sudah dua tahun mereka tidak pulang. Lantas mereka ingin pulang untuk ketemu orangtuanya," jelasnya.

Souka menambahkan lalu pihaknya berusaha mencari tahu alamat tempat tinggal dari dua bocah yang kabur tersebut.

"Upaya kita untuk memulangkan bocah tersebut. yang pertama kita hubungi dulu pihak pondok apakah benar bocah tersebut berasal dari situ," katanya

"Setelah itu kita tanyakan kepada bocah tersebut dimana alamat mereka tinggal. Salah seorang berkata rumahnya itu di dekat Pasar Way Kandis.  Lalu kita coba kontak bhabinkamtibmas di sini untuk mencari alamat rumah bocah tersebut. Dan benar kedua anak tersebut benar tinggal di daerah sini. Kemudian hari ini kita antarkan mereka ke sini," jelasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved