Pesisir Barat
Peselancar Rio Waida Tampil Hari Ini di WSL Krui Pro 2022 di Pesibar Lampung
Atlet selancar kelas dunia Indonesia, Rio Waida, akan tampil dalam Word Surfing League Krui Pro 2022, pada Senin (13/6/2022) ini.
Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat - Atlet selancar kelas dunia Indonesia, Rio Waida, akan tampil dalam Word Surfing League Krui Pro 2022, pada Senin (13/6/2022) ini.
Ia akan tampil dalam hit kesembilan.
"Rio Waida tampil besok (hari ini). Rio ini diproyeksikan Menteri pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengikuti olimpiade Paris pada kejuaraan yang akan datang," jelas Sekretaris jendral Pengurus Besar (PB) Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Tivi Jabrik, Minggu (12/6/2022).
Diketahui ada 250 peselancar dari 17 negara yang mengikuti ajang bergengsi yang dibuka pada Sabtu (11/6/2022).
Ke-17 negara itu yakni Australia, Jepang, Brazil, Italia, Afrika Selatan.
Baca juga: Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal Buka Even Krui Fair 2022
Baca juga: Memasuki Hari ke-2 Gelaran WSL Krui Pro 2022, Pertandingan Terkendala Ombak yang Besar
Lalu, Portugal, Filipina, Selandia Baru, Peru, Tiongkok, Korea Selatan, Thailand, Swedia, Inggris, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Indonesia.
Dari 250 peselancar ini, 12 diantaranya merupakan atlet surfing lokal asal Pesisir Barat, yang mendapatkan wild card karena menajadi tuan rumah.
Pada pertandingan di hari pertama sudah ada 16 atlet yang tampil.
Kemudian hari kedua pada Minggu ada 32 atlet yang tampil.
Namun karena cuaca kurang mendukung, pertandingan ditunda sementara dan akan dilanjutkan pada Senin ini.
"Hari ini ada 32 orang yang akan tampil pada pada babak penyisihan, namun pada hit ketiga cuaca kurang mendukung kita tunda sementara dan dilanjutkan besok," kata Sekjen PB PSOI.
"Ombaknya kebesaran. Kita juga harus memperhatikan keselamatan para peselancar, kan gk mungkin juga kita paksakan," sambungnya.
Tivi Jabrik kemudian menjelaskan sistem penilaian pada pertandingan surfing internasional tersebut.
"Ada lima juri yang akan menilai pada pertandingan ini. Sistem penilaiannya, kita lihat dari gerakan mereka. Jika gerakan mereka semakin bagus dan risikonya semakin tinggi ditambah spit powernya maka nilainya semakin tinggi," ucapnya Tivi.
Sementara Rio Waida menargetkan menjadi juara pertama. Ia mengaku telah mempersiapkan diri jauh sebelum event internasional tersebut digelar.