Bandar Lampung
Motor Driver Ojol Digasak Maling saat Ambil Order Makanan di Kafe Bandar Lampung
Saat itu korban sedang mengambil order makanan dari konsumen di sebuah kafe Jalan ZA Pagaralam, Rajabasa, Bandar Lampung.
Penulis: joeviter muhammad | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Nasib kurang mujur dialami M Riko (22), warga Pengajaran, Telukbetung Utara, Bandar Lampung.
Riko yang bekerja sebagai driver ojek online ini menjadi korban pencurian sepeda motor.
Pencurian tersebut dialami korban pada Rabu (15/6/2022) sekira pukul 23.00 WIB.
Saat itu korban sedang mengambil order makanan dari konsumen di sebuah kafe Jalan ZA Pagaralam, Rajabasa, Bandar Lampung.
Motor Honda Beat warna merah putih miliknya parkir di depan kafe tersebut.
Baca juga: Harga Telur Ayam di Bandar Lampung Turun Tipis
Baca juga: Begini Kronologis Lengkap Penemuan Sepeda Motor Milik Seorang Guru yang Sempat Dicuri di Tanggamus
Namun, setelah mengambil orderan, motor miliknya telah raib.
"Kejadian nya tadi malam, saya lagi ambil pesanan makanan customer," kata Riko, Kamis (16/6/2022).
Menurut Riko, dirinya berada di dalam kafe tersebut hanya sekitar 10 menit.
Namun dirinya terkejut setelah keluar, melihat motor tidak ada lagi di parkiran.
Akibat kejadian itu, satu unit sepeda motor Honda Beat dengan pelat nomor kendaraan BE 2928 AQ tersebut raib digondol pelaku.
Riko menuturkan aksi tersebut sempat terekam kamera CCTV kafe. Pelaku yang diperkirakan dua orang berhasil menggasak motor dengan menggunakan kunci T.
"Tadi malam juga saya buat laporan ke Polsek Kedaton," kata Riko.
Riko berharap aparat kepolisian dapat membantu mengungkap pelakunya dan motor miliknya bisa kembali.
Pasalnya motor tersebut biasa digunakan untuk bekerja sebagai driver ojol.
"Semoga laporan yang saya buat bisa segera ditindak sama Polisi dan pelaku nya cepat ditangkap," kata Riko.
Sementara itu, Kapolsek Kedaton Kompol Atang Syamsuri membenarkan telah menerima laporan dari korban.
Atang menjelaskan laporan tersebut diterima dengan tanda bukti laporan LP/525-B/VI/2022/Resta Balam/Polsek KDT.
"Sudah kita terima laporan nya, dan untuk saat ini masih dalam tahap penyelidikan," kata Atang.
Atang menjelaskan saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan korban dan saksi di sekitar lokasi kejadian.
Pihaknya telah mengamankan CCTV di lokasi kejadian, untuk mengidentifikasi pelaku curanmor tersebut.
"Kami masih mendalami dari rekaman CCTV di TKP, untuk identifikasi pelaku nya," kata Atang.
Atang menambahkan, pihak nya selalu menghimbau masyarakat untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.
Untuk itu masyarakat diharapkan dapat menggunakan kunci pengaman ganda terutama saat parkir di area yang tanpa penjagaan.
"Dengan penggunaan kunci pengaman ganda minimal dapat meminimalisir terjadinya pencurian kendaraan bermotor," kata Atang.
(Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter)