Kesehatan
Halo Dokter, Apa Itu Kegawatdaruratan Kehamilan
dr Nordiansyah Putra dari RSIA Puri Betik Hati mengatakan, kalau di IGD, pasien yang mengalami kegawatdaruratan kehamilan triasenya merah.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kegawatdaruratan kehamilan adalah kondisi gawat darurat pada pasien hamil.
Kondisi ini cukup sering terjadi.
dr Nordiansyah Putra dari RSIA Puri Betik Hati mengatakan, kalau di IGD, pasien yang mengalami kegawatdaruratan kehamilan triasenya merah.
Lain dengan pasien yang ada gawat tapi tidak darurat, triase kuning.
Pasien yang tidak gawat dan tidak darurat, triase hijau.
Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Photoaging
Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Acne Conglobata
Kegawatdarutan kehamilan ada yang usia kehamilan kurang dari 20 minggu, dan ada yang usia kehamilan lebih dari 20 minggu.
"Kegawatdaruratan kurang dari 20 minggu ada abortus atau disebut dengan keguguran,"kata dr Nordiansyah dalam Bincang Kesehatan, Kamis 16 Juni 2022.
Kemudian abortus dibagi menjadi imminens, insipiens, inkomplit, dan komplit.
Inkomplit dan insipien, adalah abortus yang sampai mengalami pendarahan banyak.
Lalu ada hamil di luar kandungan, yang sampai mengakibatkan kegawatdaruratan jika pendarahan banyak.
Kegawatdaruratan pada usia lebih dari 20 minggu ada plasenta previa yakni plasenta yang salah posisi hingga menutupi jalan lahir.
Lalu ada solusio plasenta yakni plasenta lepas dari rahim
Selanjutnya ada ibu hamil dengan tekanan darah lebih dari 160/100 mmHg, dan ketika di cek protein positif dua.
Kondisi ini disebut preeklampsia berat atau keracunan kehamilan.
Masing-masing kegawatdaruratan kehamilan itu memilliki gejala yang berbeda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dr-Nordiansyah-Putra-Apa-itu-kegawatdaruratan-kehamilan.jpg)